BATAM, RMNEWS.ID- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam kembali melakukan penderekkan kendaraan yang parkir di tepi jalan Engku Puteri Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (1/7/2024) siang.
Mengutip Alurnews, Pantauan di lokasi satu unit kendaraan roda empat sudah diderek dan satu lagi bannya masih digembok.
Sebelum diderek petugas Dishub sudah mengumumkan melalui pengeras suara, agar pengendara bisa memindahkan kendaraannya. Setelah diperingati selama 30 menit, pengendara tak kunjung datang.
“Sebelum kami derek, sudah kami peringati menggunakan pengeras suara selama 30 menitan, namun diabaikan. Makanya kami langsung gembok rodanya dan kami derek ke Kantor Dishub Batam untuk proses lebih lanjut,” kata Petugas Dishub yang tidak mau disebutkan namanya.
Ia menjelaskan, penderekan ini dilakukan untuk menertibkan kendaraan-kendaraan yang parkir sembarangan. Padahal rambu-rambu dilarang parkir sudah terpasang di badan jalan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Salim membenarkan aksi yang dilakukan petugasnya. Hal tersebut sebagai bentuk menertibkan pengguna transportasi pribadi maupun umum yang parkir sembarangan.
“Itu Patroli rutin yang dilakukan oleh petugas kami agar kawasan yang sudah ditetapkan larangan parkir jangan dibuat seenaknya saja,” ungkap Salim.
Salim menambahkan, pemilik kendaraan yang diderek maupun digembok rodanya bisa mendatangi Kantor Dishub Batam untuk diproses dengan menyertai surat-surat kendaraannya.
“Nantinya, akan kami kenai denda sebesar Rp500 ribu akibat kelalaian tersebut,” tandasnya.
Pihaknya juga mengimbau kepada pemilik kendaraan untuk tidak memarkirkan kendaraannya di kawasan-kawasan yang memang sudah dilarang untuk parkir.
“Mari sama-sama jaga Batam dan ikuti aturan yang sudah ditentukan. Parkirkanlah kendaraan di tempat yang sudah ditentukan,” imbuh Salim.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Alurnews
























































