JAKARTA, RMNEWS.ID- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut sudah mengetahui keberadaan tersangka kasus suap pergantian antarwaktu (PAW), Harun Masiku.
Bahkan, keberadaan Masiku disebut turut dikaitkan dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto.
Mengutip Beritasatu, Informasi itu diperoleh dari penyidik KPK Rossa Purbo Bekti ketika memeriksa sekaligus menggeledah rumah anggota tim hukum PDIP Donny Tri Istiqomah, Rabu (3/7/2024).
Pernyataan yang diklaim bersumber dari Rossa itu, disampaikan tim kuasa hukum Donny, Army Mulyanto.
Army mengatakan, ada upaya tim penyidik KPK membujuk Donny agar dapat bekerja sama pada saat penggeledahan tersebut.
“Sebenarnya lebih ke memastikan supaya Pak Donny bisa bekerja sama. Bahkan, sampai Pak Rossa menyampaikan bahwa dia sudah tahu keberadaan Harun Masiku, masih ada di Jakarta. Bahkan mengait-ngaitkan sama Pak Sekjen, Pak Hasto,” kata Army, Selasa (9/7/2024).
Army menyampaikan, tim penyidik KPK melobi Donny hingga belasan kali agar bersikap kooperatif. Penyidik KPK disebut sampai membawa-bawa keluarga Donny.
“Ini penuturan Pak Rossa ke Pak Donny, ‘Pak Donny enggak sayang sama anak-anak? Mereka masih kecil-kecil lo, enggak mempertimbangkan ekonomi ke depannya’. Kira-kira begitu kalimatnya,” ungkap Army.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Beritasatu























































