KARIMUN, RMNEWS.ID- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 25 miliar untuk pembangunan ruang rawat inap di RSUD Tanjung Batu, Kundur, Tanjung Balai Karimun.
Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Ria (Kepri), Ansar Ahmad.
“Kemarin sudah dipastikan, nilainya antara Rp 20 sampai Rp 25 miliar. Sudah ketemu langsung dengan Pak Menteri PU dan beberapa Dirjennya, kemudian bertemu dengan Menkes,” katanya, mengutip Hariapkepri, Senin (22/7/2024).
Ansar menjelaskan, ia berencana kembali bertemu Menkes untuk mengusulkan sejumlah rencana penambahan fasilitas kesehatan di beberapa rumah sakit yang ada di Kepri.
“Karena ada keperluan penambahan fasilitas rumah sakit yang nilainya cukup besar, dan butuh dukungan Kemenkes,” paparnya.
Ansar melanjutkan, Pemprov Kepri telah berkomitmen untuk semaksimal mungkin memenuhi fasilitas kesehatan di Kepri.
“Karena pemenuhan layanan kesehatan masyarakat ini harus dilakukan secara masif, dan untuk memenuhi itu tidak cukup dengan hanya mengandalkan APBD,” imbuhnya.
Dia menuturkan, Pemprov Kepri sejauh ini cukup intens berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Menkes, Budi Gunadi Sadikin dalam upaya untuk memenuhi fasilitas kesehatan di Kepri.
“Setidaknya, ada tiga hal yang didiskusikan. Di antaranya pemenuhan kebutuhan rumah sakit jiwa, gedung Instalasi farmasi, dan laboratorium kesehatan masyarakat”, tutur Ansar.
Untuk kebutuhan rumah sakit jiwa, kata Ansar, sebagian sudah dibangun. Dan rumah sakit penanganan kecanduan obat-obatan narkotika dan psikotropika yang sudah diresmikan.
“Kita akan mendorong lagi kekurangannya agar RS jiwa lebih sempurna. Harus dilengkapi karena lahan yang tersedia ada 10 hektar,” jelasnya.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Hariankepri























































