BATAM,RMNEWS.ID- Sebagai tindak lanjut atas terjadinya sejumlah kasus bunuh diri yang terjadi di Kota Batam beberapa waktu lalu Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Kepulauan Riau mengampanyekan penolakan aksi bunuh diri dan judi online.
Kepala Kemenag Kota Batam Zulkarnain pada kegiatan talkshow bertemakan “Sayangi Dirimu Tolak Bunuh Diri dan Judi Online”, Selasa 23 Juali 2024 mengatakan, dalam mengkampanyekan hal tersebut pihaknya turut melibatkan sekitar 100 mahasiswa dari lintas universitas serta seluruh tokoh dari lintas agama.
“Semua agama berupaya melakukan kampanye menolak bunuh diri dan judi online. Kepri khusus Batam menjadi tren banyak kasus bunuh diri. Memang selain edaran Menteri Agama kita melihat fenomena yang luar biasa,” ucap Zukarnain, dikutip dari laman resmi Antara, Selasa 23 Juni 2024.
Ia mengajak para tokoh-tokoh agama untuk mengkampanyekan dan mengingatkan upaya dan larangan bunuh diri dan judi online dalam khotbah atau ceramahnya.
“Seluruh agama mulai dari Islam, Katolik, Konghucu, Hindu, Budha harus mengkampanyekan hal yang sama,” ungkap dia.
Zulkarnain juga mengimbau seluruh generasi agar hidup itu harus dijaga dan harus dirawat.
“Judi online itu tidak pasti. Pemain tak akan pernah menang dan puas. Jangan pernah mencoba nanti jadi kecanduan. Yang menang itu selalu aplikasinya, bandarnya. Bahaya judi online ini juga berdampak pada keluarga,” pungkas Zulkarnain.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Antara
























































