BATAM, RMEWS.ID- Kasus penggelapan mobil yang dikirimkan keluar wilayah Batam hingga saat ini masih terus terjadi.
Para pelaku masih bebas berkeliaran mencari mangsa, bahkan baru-baru ini dua unit mobil kembali digelapkan oleh para pelaku.
“Minggu ini ada dua mobil milik anggota Komando (Komunitas Andalan Driver Online) Batam hilang,” ujar salah seorang korban, mengutip Batampos, Senin (11/8/2024).
Adapun dua unit mobil yang digelapkan tersebut yakni jenis Toyota Agya BP 1486 AQ dan Honda Brio BP 1675 CR.
“Modusnya sama. Mobil ini over kredit dan dibawa oleh pelaku,” ungkap korban.
Sementara Anggi Yuli, korban lainnya mengaku hingga saat ini, para korban penggelapan mobil tersebut terus bertambah. Sebab, para pelaku masih bebas beraksi dan belum juga ditangkap polisi.
“Kami harap pihak kepolisian menindak pelaku-pelakunya ini. Sehingga tidak ada lagi mobil yang hilang,” harapnya.
Menurutnya, para pelaku penggelapan mobil merupakan sindikat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Oleh karena itu, kata Anggi, pelaku dengan mudah menggelapkan puluhan mobil keluar wilayah Batam.
“Mereka ini sindikat. Kami juga sudah dipanggil Lantamal IV dan Polda Kepri, tapi sampai saat ini tidak ada kejelasan,” bebernya.
Ia mengatakan dengan tidak ditindaknya pelaku tersebut, kasus ini semakin menyulitkan para korban.
Sebab, para korban justru dilaporkan oleh pihak leasing karena tidak melakukan pembayaran tunggakan cicilan mobil tersebut.
“Saya sendiri sudah dilaporkan pihak leasing. Gimana mau bayar, kemarin sedang krisis ekonomi, dan mobil saya hilang sejak Maret lalu,” katanya.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Giadi Nugraha mengatakan, pihaknya masih terus menyelidiki laporan kasus penggelapan mobil keluar Batam. Diduga, mobil yang digelapkan mencapai puluhan unit.
“Ada satu laporan sama kita. Masih diselidiki,” ujar Giadi.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Batampos
























































