TANJUNG SELOR, RMNEWS.ID – Bhayangkari Polda Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan aksi peduli lingkungan dengan menanam 1.000 pohon bibit mangrove dan melepas 1.000 tukik di pesisir Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan.
Ketua Panitia Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-72 Ning Imam Widodo menyebut keberadaan mangrove sangat penting untuk kawasan pesisir.
“Mangrove berperan sangat penting menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, melindungi pantai dari abrasi, juga menjadi tempat hidup berbagai jenis ikan dan satwa lainnya,” ujarnya, dikutip dari Antara, Sabtu (14/9/2024).
Rangkaian peringatan Ke-72 HKGB ini sengaja dilakukan di daerah perbatasan sebagai wujud kepedulian Bhayangkari terhadap lingkungan, khususnya di wilayah perbatasan negara.
Hutan mangrove sering disebut sebagai benteng alam karena perannya yang krusial dalam melindungi garis pantai. Akar-akar mangrove yang kuat mampu menahan gelombang dan arus pasang surut, sehingga mengurangi erosi pantai. Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai penyaring alami yang mampu menyerap polutan dan menjaga kualitas air.
Kegiatan penanaman mangrove ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Mereka turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman dan berharap upaya ini dapat berkelanjutan.
Selain menanam 1.000 bibit mangrove di pesisir Sei Taiwan, Pulau Sebatik, Bhayangkari juga melepas 1.000 ekor tukik di Pantai Marina Beach, Pulau Sebatik, pada hari yang sama.
Kegiatan pelepasan tukik ini diinisiasi oleh Pengurus Pusat Bhayangkari dan mendapat antusiasme yang tinggi dari seluruh lapisan masyarakat.
Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Golkar Pangarso Raharjo Winarsadi, beserta pejabat utama Polda Kaltara dan masyarakat sekitar turut serta melepas satu per satu tukik kecil itu ke laut lepas.
Penanaman mangrove dan pelepasan tukik memiliki keterkaitan yang erat. Mangrove berfungsi sebagai tempat berlindung dan berkembang biak bagi penyu. Dengan menjaga kelestarian hutan mangrove, maka habitat penyu diyakini dapat terjaga keberlanjutannya di alam.
Editor: Andika
Sumber: Antara
























































