BATAM, RMNEWS.ID – Rasa gurih dan tekstur yang renyah membuat gorengan menjadi favorit banyak orang, terutama masyarakat Indonesia. Gorengan biasanya disantap sebagai camilan maupun sebagai lauk dalam makanan.
Walaupun nikmat, konsumsi gorengan yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan. Terlalu banyak mengonsumsi gorengan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, yang berpotensi menyebabkan penyakit serius seperti stroke dan penyakit jantung. Hal ini terjadi karena gorengan dimasak dengan cara digoreng, yang mana makanan tersebut yang mengandung lemak jenuh atau lemak trans.
Menurut dr. David Pangeran, Sp.N, penting untuk berhati-hati dalam mengonsumsi gorengan, terutama yang tidak diketahui cara penggorengannya. Minyak yang digunakan berulang kali dapat berubah struktur kimianya, meningkatkan kolesterol jahat dalam darah. Ia mengingatkan agar kita mencapai keseimbangan dalam pilihan gorengan.
Melansir dari bisik, Senin (7/10/2024), Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa gorengan lebih aman untuk dikonsumsi, dr. David menyarankan agar kita menggoreng sendiri makanan, dengan memilih minyak sehat. Beberapa jenis minyak yang direkomendasikan adalah:
- Minyak zaitun
- Minyak kelapa
- Minyak bekatul (rice bran oil)
Penggunaan minyak zaitun dan minyak kelapa membantu mengurangi asupan lemak jenuh, sedangkan minyak bekatul mengandung gamma oryzanol yang lebih baik untuk kesehatan jantung dan otak. Sejalan dengan itu, Nuri Rialen, Head of Marketing Sania Royale, menambahkan bahwa minyak rice bran memiliki ketahanan oksidasi yang baik dan tetap aman digunakan berulang kali.
Penting untuk diingat, minyak tidak seharusnya digunakan lebih dari dua kali untuk menggoreng. Minyak yang digunakan berulang kali dapat mengalami oksidasi, yang berakibat pada peningkatan lemak trans. Pastikan bahwa warna dan kualitas minyak tetap terjaga sebelum digunakan untuk penggorengan.
Setelah menggoreng, ada baiknya untuk meniriskan minyak berlebih. Menggunakan kertas tisu akan membantu menyerap minyak tersisa, sehingga mengurangi kalori dan lemak jenuh pada gorengan.
Adapun, konsumsi serat juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Jadi jika kamu mengonsumsi makanan yang digoreng, tamblah porsi sayuran dan buah-buahan untuk mengimbanginya. Serat akan bekerja efektif dalam mengikat kolesterol dalam tubuh dan mengeluarkannya dari sistem pencernaan.
Itulah tadi tips agar mengonsumsi gorengan lebih aman. Semoga bermanfaat.
Editor: Andika
Sumber: bisik























































