BLORA, RMNEWS.ID- Dua warga Dukuh Pengkol, Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jamin, 62, dan Sarmo, 66, melakukan aksi heroik mencegah kecelakaan kereta api akibat rel terputus di jalur hulu KM 57+1, petak jalan antara Stasiun Doplarng dan Stasiun Randublatung, Kabupaten Blora.
Keduanya yakni, Jamin, 62, dan Sarmo, 66, lansia yang menjadi penyelamat kereta api dari potensi kecelakaan.
Mereka melakukan aksi heroik dengan mengibarkan kaos berwarna merah yang dipakai untuk menghentikan laju kereta dengan ratusan penumpang itu.
“Kami sore itu sedang berjalan di pinggiran rel, ketika berjalan melihat ada sambungan rel yang terputus sehingga mengetahui kebiasaan kereta melintas pada jam-jam tersebut nekat menghentikan kereta api yang sedang berjalan,” kata Jamin.
Meskipun dalam kondisi kelelahan, mereka terus mengibarkan kaos. Akhirnya masinis memahami tanda yang diberikan hingga menghentikan laju kereta api dan menanyakan ada masalah apa.
Setelah diberitahukan adanya sambungan rel yang terputus, masinis segera melakukan komunikasi dengan stasiun dan kantor PT KAI untuk melakukan pemeriksaan.
Petugas perbaikan segera datang, lanjut Sarmo, hingga kereta dapat kembali berangkat dengan kecepatan rendah dan setelah melintas dengan selamat. Akhirnya petugas masih tetap melakukan perbaikan hingga kereta api selanjutnya berjalan normal.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo membenarkan kejadian tersebut.
Tim Pemeliharaan Prasarana Daop 4 Semarang langsung dikerahkan ke lokasi untuk memeriksa dan memastikan jalur segera diperbaiki.
Hingga pukul 18.40 WIB perbaikan selesai dan kereta selanjutnya dapat melintas secara normal.
“Kami sangat berterima kasih kepada 2 warga Blora tersebut, KAI sangat mengapresiasi peran serta warga yang membantu mengamankan perjalanan kereta api, keberanian, dan kepedulian mereka sangat berharga dalam mencegah potensi bahaya yang lebih besar,” kata Franoto Wibowo.
Akibat kejadian tersebut, menurut Franoto Wibowo, KA 132A Dharmawangsa mengalami keterlambatan selama 40 menit, sehingga dalam kesempatan ini pula meminta maaf kepada para penumpang atas keterlambatan yang terjadi.
“Kami mohon maaf untuk pelanggan KA Dharmawangsa,” ujarnya.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Detik























































