LANGKAT, RMNEWS.ID – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Pendidikan Langkat menggelar aksi demo di depan Kantor Polres Langkat, Selasa (10/12/2024).
Informasi diperoleh, massa Aliansi Peduli Pendidikan Langkat ini tergabung dari guru PPPK lulusan tahun 2021,2022,2023 serta guru honorer.
Dari orasi, massa menuntut agar Polres Langkat segera menindak lanjuti laporan dugaan pemalsuan surat pernyataan untuk melamar PPPK Tahun 2023 lalu yang dilakukan oleh MR (38) Warga Pekan Tanjung, Kecamatan Tanjung Pura, sebagaimana dilansir Sindonews86.
Diketahui pada Tahun 2023 lalu ketika pendaftaran PPPK terdapat surat pernyataan yang menyatakan “tidak pernah terlibat partai politik” yang telah bermaterai. Pada saat itu MR tercatat sebagai Caleg DPRD Kabupaten Langkat dari Partai PKS.
Namun MR tetap bersikeras dalam membuat surat pernyataan itu dengan dibubuhi materai dan tetap ikut Seleksi PPPK 2023 Langkat.
Akibat perbuatannya tersebut, MR dilaporkan oleh perwakilan Dari Aliansi Peduli Pendidikan Langkat.
“Semoga saja Polres Langkat serius dalam menindaklanjuti laporan ini, agar tidak ada MR yang lain, yang sudah mencoreng pendidikan di Kabupaten Langkat ini” kata orator.
Setelah berorasi, perwakilan dipanggil kedalam untuk di beri penjelasan tentang kinerja Polres Langkat dalam menangani laporan ini.
Tak lama Setelah Perwakilan Keluar dari dalam Polres Langkat, masa pun mulai membubarkan diri, dan akan menunggu hasil laporan untuk kedepannya.
Editor: Andika
Sumber: Sindonews86























































