PADANG, RMNEWS.ID- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bakal segera mengoperasikan Jalan Tol Padang-Sicincin di Sumatera Barat yang kini memasuki tahap persiapan pengoperasian.
Jalan Tol tersebut merupakan bagian dari Jalan Tol Ruas Pekanbaru-Padang dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Pembangunan tol tersebut telah selesai dan hanya menunggu surat.
Pembangunan Jalan Tol Padang-Sicincin ini juga merupakan implementasi dari pelaksanaan program strategis PU 608, sebagai strategi utama Kementerian PU dalam menjadikan sektor infrastruktur sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Kementerian PU menargetkan tiga sasaran utama efisiensi investasi dengan ICOR di bawah 6, pengentasan kemiskinan menuju 0%, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% per tahun.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, beroperasinya Tol Padang-Sicincin menjadi tonggak penting dalam menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.
“Pembangunan jalan tol ini bukan hanya menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi infrastruktur kunci dalam mendukung percepatan logistik dan pemerataan pembangunan wilayah,” ujar Dody dalam keterangannya, Selasa(29/7/2025), mengutip CNBC.
Dody juga menambahkan, Jalan Tol Padang-Sicincin yang memiliki panjang 35,9 km ini telah rampung konstruksinya dan siap dioperasikan setelah memperoleh Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) serta Surat Keputusan (SK) Pengoperasian dari Kementerian PU.
“Jalan tol ini telah mendapatkan SLFO melalui surat dari Direktorat Jenderal Bina Marga pada 30 April 2025, serta SK Pengoperasian melalui Kepmen PU nomor 519/KPTS/M/2025 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Pekanbaru-Padang Seksi Sicincin-Padang tanggal 19 Mei 2025. Dan saat ini sedang dalam proses persiapan operasi,” tambah Dody.
Kementerian PU juga menegaskan, meskipun progres konstruksi main road ruas Jalan Tol Padang-Sicincin telah selesai 100%, masih terdapat pekerjaan lanjutan berupa penyelesaian akses Lubuk Alung sepanjang 2,4 km.
Selain itu, desain simpang sebidang di Tarok City juga sedang disesuaikan untuk mengakomodasi staging konstruksi karena adanya kendala pembebasan lahan.
“Pekerjaan lanjutan akan terus kita akselerasi, tentunya dengan tetap menjunjung prinsip kehati-hatian serta memastikan seluruh aspek teknis dan sosial berjalan beriringan. Kementerian PU juga akan terus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BUMN, serta masyarakat dalam menyelesaikan sisa pekerjaan,” kata Dody.
Ruas Tol Padang-Sicincin memiliki peran strategis dalam mewujudkan konektivitas lintas provinsi di wilayah Sumatera.
Pembangunan ruas ini juga mendukung integrasi wilayah Sumatera Barat ke dalam sistem logistik nasional serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
Jalan tol ini juga diharapkan dapat menjadi tulang punggung konektivitas wilayah pesisir barat Sumatera, khususnya Provinsi Sumatera Barat.
“Ini adalah komitmen nyata kami dalam menjadikan infrastruktur sebagai tulang punggung pembangunan nasional. Jalan tol ini sekaligus menjadi wujud nyata penerapan PU 608 di lapangan, bahwa pembangunan infrastruktur dapat sekaligus mendorong efisiensi anggaran, mengurangi kemiskinan, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Dody.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: CNBC
























































