JAKARTA, RMNEWS.ID- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta PLN mempercepat pemulihan jaringan listrik yang rusak akibat banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.
Listrik di wilayah tersebut padam sejak 24 November 2025 akibat kerusakan infrastruktur kelistrikan, termasuk robohnya sejumlah tower transmisi.
Bahlil menargetkan seluruh jaringan listrik dapat kembali normal pada Jumat (7/12/2025), dengan catatan kondisi cuaca mendukung.
“Seluruh jaringan listrik, tolong doakan cuaca bagus. Tower-tower yang jatuh materialnya sudah ada dan saya meminta kepada PLN, InsyaAllah, hari Jumat semua clear. Ini bukan pekerjaan mudah,” ujar Bahlil, dikutip dari Sindo, Rabu (3/12/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil usai melakukan rapat bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution di Kantor Bupati Tapteng, Selasa (2/12/2025).
40 Genset dan 200 Lampu Darurat Disiapkan
Sebagai langkah darurat, Kementerian ESDM menyiapkan bantuan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat sebelum jaringan utama kembali pulih.
“Ada sekitar 40 genset dengan kapasitas 6.000 watt per unit dan 200 lampu darurat. Nanti semua kita serahkan ke bupati, untuk ditempatkan di titik-titik yang membutuhkan sambil menunggu optimalisasi sampai Jumat malam,” jelas Bahlil.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut hingga Selasa (2/12/2025) pukul 17.00 WIB, total korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumatera Utara mencapai 290 orang, sementara 154 orang masih hilang.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Sindo























































