ACEH UTARA, RMNEWS.ID- Upaya pencarian korban banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih terus dilakukan.
Hingga Kamis (1/1/2026), tim gabungan kembali menemukan tiga korban meninggal dunia di wilayah Aceh Utara.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mengatakan penemuan jasad tersebut merupakan hasil lanjutan dari operasi pencarian dan pertolongan yang berlangsung serentak di tiga provinsi terdampak.
“Pada hari ini, tim berhasil mengevakuasi tiga korban meninggal di Aceh Utara,” ujar Abdul Muhari, dilansir dari Antara.
Dengan ditemukannya tiga jasad tersebut, jumlah korban meninggal akibat rangkaian banjir besar di wilayah Sumatera kini bertambah menjadi 1.157 orang.
BNPB mencatat angka tersebut meningkat dari rekapitulasi sehari sebelumnya yang berada di angka 1.154 korban jiwa.
BNPB menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan memastikan seluruh sumber daya masih difokuskan untuk proses pencarian.
Berdasarkan data sementara, Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal terbanyak, yakni 530 orang.
Disusul Sumatera Utara dengan 365 korban jiwa dan Sumatera Barat sebanyak 262 korban.
Hingga kini, masih terdapat 165 orang yang dilaporkan hilang dan masuk dalam daftar pencarian.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat terus bekerja menyisir lokasi-lokasi rawan, meski menghadapi tantangan medan berat dan kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil.
BNPB menegaskan operasi pencarian akan terus dilanjutkan sampai seluruh korban yang dilaporkan hilang dapat ditemukan, sembari tetap memprioritaskan keselamatan petugas di lapangan.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Antara
























































