LANGKAT, RMNEWS.ID – Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kab.Langkat, Dr.H.Saiful Abdi.SH. SE, M.Pd, Camat Padang Tualang, Ramlan Efendi Lubis, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Vaksinasi di Kec.Padang Tualang, Kab.Langkat, Selasa (14/12/2021).
Kegiatan Rakor percepatan vaksinasi yang gelar di Aula Kantor Kecamatan Padang Tualang, Kab.Langkat tersebut di pimpin Camat Padang Tualang Ramlan Efendi Lubis, di dampingi Kadis Pendidikan Langkat, Dr. H. Saiful Abdi. SH. SE, M. Pd, selaku Pemantau Khusus, di ikuti oleh Kapus Tualang, Kapolsek Padang Tualang AKP Sutrisno, Kabid SMP Drs. H. Legiman, S. Pd, Kepala Sekolah SD, SMP, MIN/MIS, Lurah serta Kades se-Kec.Padang Tualang, Kab.Langkat.
Menurut Kabid SMP, Legiman, S.Pd, inti dari kegiatan Rakor Percepatan Vaksinasi tersebut, yakni agar para kepala sekolah berkoordinasi kepada orang tua siswa, agar siswa dapat mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 yang akan di laksanakan secara masal di wilayah Kec.Padang Tualang.
“Kegiatan Rakor Percepatan Vaksinasi ini di pimpin Camat Padang Tualang. Tadi Pak Kadis Pendidikan, menyampaikan, agar para Kasek dan guru, baik tingkat SD, SMP, MIN/MIS, dapat menyampaikan kepada orang tua atau wali murid, agar anak didiknya bersedia mengikuti vaksinasi. Juga diharapkan, para guru atau kasek dapat berperan serta agar mengajak masyarakat di sekitar tempat tinggalnya, untuk mengikuti vaksinasi,” ujar Legiman melalui layanan WhatsApp kepada Rakyat Media, Selasa (14/12/2021).
Di jelaskan Legiman, kegiatan Rakor percepatan vaksin ini di tujukan untuk kalangan pelajar dan masyarakat. “Termasuk pelajar MAN, MAS dan Pondok Pesantren. Khusus Kasek SD, SMP se-Kec.Pd. Tualang dapat membawa atau mengarahkan masyarakat untuk mengikuti vaksin minimal 10 orang (warga-Red) per Kasek,” tandasnya.
Dalam kesempatan, Camat Padang Tualang, Ramlan Efendi Lubis, mengharapkan agar Kades yang ada di Kecamatan Padang Tualang beserta aparat desa lainnya, dapat berperan aktif mengajak masyarakatnya untuk bersedia mengikuti vaksinasi Covid-19, sesuai dengan program pemerintah. (Rudy Hartono)























































