Hujan lebat mengguyur Batam selama dua hari, Jumat, 31 Desember 2021. Akibatnya, Batam dikepung banjir. Sejumlah titik tergenang banjir seperti di kawasan Tiban Centre, Tiban Lama, bahkan jalan antara Sekupang menuju Batuaji digenangi air setinggi lutut.
Hujan yang mengguyur selama dua hari berturut menyebabkan tiga kecamatan di Kota Batam, terendam banjir. Air yang menggenang hingga ketinggian 1 meter membuat 150 warga Kecamatan Batuaji, Batu Merah, dan Batu Ampar harus mengungsi.
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad mengatakan, banjir ini terjadi akibat sungai tidak lagi mampu menampung curah hujan sehingga meluap dan menggenangi permukiman warga. Saat ini, Pemerintah Kota Batam sudah mengerahkan alat berat untuk mengeruk aliran sungai yang meluap. Menurut Amsakar, sungai yang meluap sudah tiga kali dinormalisasi.
Selain banjir, hujan yang mengguyur Kota Batam selama dua hari berturut-turut juga menyebabkan tanah longsor di dua kecamatan. Saat ini, Pemerintah Kota Batam telah mendirikan dapur umum di Posyandu Sakinah Kampung Bunguran, Buliang, yang jadi lokasi pengungsian.
Tim liputan R M NEWS melaporkan dari Batam.























































