BATAM, R m newstv. Kendati target Pendapatan Asli Daerah atau PAD pada tahun 2021 belum tercapai target, walaupun berbagai upaya sudah dilakukan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah atau BP2RD. Namun dari segi capaian dan persentasi pendapatan PAD lebih bagus tahun 2020, Sementara dari segi pendapatan PAD tahun 2021 angkanya ada peningkatan.
Yang paling penting kita tidak ada tunda bayar kepada pihak ketiga, lunas semua, program pak wali kota lancar, semuanya tanggung jawab Pemko kepada masyarakat dapat diselesaikan itulah kerja kita. Kita kan berusaha bagia mana pembiayaan pembangunan itu bisa tercapai, kata Kepala BP2RD Batam, Raja Azmansyah, kepada R m newstv diruang kerjanya, Senin 17 Januari 2022.
Lebih lanjut Raja Azmansyah mengatakan, berbagai upaya sudah dilakukan Pemko Batam, untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD tersebut, seperti kebijakan penghapusan denda pajak, hingga memberikan keringanan pembayaran dengan sistem cicil. Namun belum membuahkan hasil yang memuaskan.
Lebih lanjut Raja Azmansyah mengatakan, total capaian PAD pada tahun 2021 sebesar 1,1 triliun lebih, dari target 1,2 triliun, atau sebesar 92 persen. Dibanding tahun 2020 lalu PAD sebesar 1,03 triliun, berarti ada peningkatan.
Raja Azmansyah menambahkan, di masa pandemi sumbangan tertinggi untuk PAD ada dua sektor, yakni dari BPHTB dan pajak penerangan jalan atau PPJ. Menurut Azmansyah, BPHTB merupakan simbol dari kegiatan ekonomi, transaksi jual beli properti, dimana realisasi pendapatan pada tahun 2021 sebesar 260 miliar, diatas tahun 2020 yang hanya terialisasi 230 miliar. Jadi ada peningkatan. Kata Raja Azmansyah.
Sementara pajak perhotelan, lanjut Azmansyah, belum memberikan pencerahan, sedangkan capaian pajak PBB cukup bagus yakni sebesar 180 miliar atau sebesar 101 persen, hotel sebesar 79 miliar atau 79 persen, pajak restoran sebesar 70 miliar atau 70 persen.
Sedangkan untuk retribusi lanjutnya, yang paling besar masih bersumber dari retribusi pelayanan, persampahan dan kebersihan dengan target sebesar 40 miliar. Disusul retribusi parkir tepi jalan, target 5,2 miliar realisasi 3,6 miliar, ujarnya.
Dari Batam Provinsi kepri Sam Guci R m newstv, mewartakan.























































