TASIKMALAYA, RMNEWS.ID – Pemerintah provinsi Jawa Barat kucurkan bantuan dana hibah yang dicairkan akhir bulan Desember Tahun 2021dan sudah direalisasikan untuk pembangunan Ruang Kelas Baru(RKB) maupun rehab dibeberapa Yayasan,Pondok Pesantren,dan sarana keAgamaan,dengan jumlah nominal berpareatif.

Meski sempat tertunda diakibatkan adanya pandemi virus corona (covid-19)akan tetapi masih saja ada oknum ponpes yang diduga sunat dana hibah untuk Pembangunan Ruang Kobong Baru (RKB)salah satunya Pondok Pesantren Ar-Riyad yang berlokasi Kp.Pe’er Legokringgit Rt.002 Rw.002 Desa Mekarjaya Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya.
Pasalnya ponpes tersebut dapat bantuan dana hibah sebesar Rp.100,000,000,-(seratus juta rupiah ) rekofusing Pemprov Rp.50 juta,untuk biaya proposal dan rekanan 25 juta.dan ponpes menerima hanya Rp.25 juta saja. 19/1/2022.
Aceng mb selaku Ketua Yayasan mengatakan” Alhamdulillah Bantuan dari provinsi sudah di terima, Saya sebagai ketua yayasan hanya mengetahui saja bahwa. Mendapatkan bantuan dari provinsi untuk ruang kobong santri di depan, yang urus segala rupanya itu adik saya sebagai sekertaris yayasan, pengajuan 100 juta cairnya 50 juta yang di terima hanya 25juta, yang 25juta lagi di potong sama provinsi, itu sajah yang saya ketahui ” ungkap nya.
Untuk lebih jelas TIM langsung mengkonfirmasi Sekertaris yayasan (DN) yang kebetulan baru datang ke ponpes.
“Sudah di terima 50juta, pengajuan awal 150juta, keluar SK dari provinsi 100juta, ada rekofusing jadi yang di terima 50juta” ungkap nya.
“NPHD nya 50juta saya yang tanda tangan. Sekarang uang segituh cukup buat apa, ini juga di pakai buat rehab”. cetus nya, di singgung terkait pernyataan ketua yayasan yang mengetahui bantuan tersebut hanya 25juta (DN) sebagai sekertaris yayasan mengakuinya.
“Ya sekarang kan buat ongkos, proposal, dan rekanan yang mendampingi saya gimana kalau tidak begitu, saya juga disini sebagai ketua pondok pesantren. Sudah di kasih SK sama ketua yayasan jadi segala macam bangunan pesantren yang perbaiki saya. Lagipula ketua yayasan kan sedang sakit, padahal tadi gak usah nanya ke beliau langsung ajah ke saya”katanya.
Di tanya siapa rekanan yang jadi pendamping nya,(DN) enggan menyebutkan.
Redaksi : Ari Susanto
Laporan : Panca Rakyatmedia.com/Rmnews.Id Kabupaten Tasikmalaya























































