Batam, Rmnewstv, Pemerintah Kota Batam, dalam hal ini Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan, melalui Unit Pelaksana Teknis atau UPT Rusunawa. dinilai tidak serius mengelola Rumah Susun Sewa atau Rusunawa bantuan pemerintah Pusat di Kota Batam.
Keterangan diperoleh dari sumber R m newstv, pada tahun 2014 Pemerintah kota Batam, telah menerima sebanyak 4 twin blok Rumah susun Sederhana Sewa atau Rusunawa yang berada di kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, dari Kementerian Pekerjaan Umum atau PU pusat.
Dari 7 lokasi Rusunawa yang dikelola Pemerintah Kota Batam saat ini, dengan jumlah unit sebanyak 30 twin blok, 4 twin blok diantaranya merupakan hibah dari kementerian PUPR, yakni Rusunawa Tanjung Ucang satu, Rusunawa Tanjung Ucang dua Putra Jaya dan Rusunawa Tanjung Uncang tiga Fanindo.
Sementara Rusunawa Sekupang, rusunawa Muka Kuning satu, rusunawa Muka Kuning dua, dan Rusunawa Tembesi Top 100 merupakan milik pemko Batam.
Namun sayangnya bantuan pembangunan rumah susun dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR dengan total unit sebanyak 396 unit dengan nilai investasi sebesar Rp 52,58 miliar tersebut tampaknya tidak dirawat dan dikelola dengan baik.
Seharusnya Pemerintah Kota Batam yang mendapatkan bantuan pembangunan rumah susun dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat wajib mengelola dengan baik, agar bangunan vertikal tersebut dapat dimanfaatkan dan dihuni oleh masyarakat serta dirawat dengan baik supaya tidak mengalami kerusakan.
Selain itu, Pemerintah Kota Batam sebagai penerima bantuan, juga wajib mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan dan perawatan bangunan Rusun tersebut sejak proses serah terima bangunan, hingga pengelolaan. Akan tetapi Rusunawa yang dikelola Pemerintah Kota Batam saat ini tampak tidak dirawat dan dikelola dengan baik, sehingga kondisi bangunannya banyak yang rusak, kumuh, dan bocor akibat tidak adanya perawatan. Ironisnya lagi, dari empat twin blok Rusunawa bantuan pemerintah pusat itu, saat ini tidak berpenghuni.
Bahkan, beberapa tahun belakangan ini pemerintah kota Batam disebut sebut tidak lagi mengeluarkan anggaran untuk perawatan gedung tersebut. Pasalnya, karena pemasukan dari hasil sewa menyewa Rusunawa tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan, ungkap sumber.
Dari Batam Tim redaksi R m newstv mewartakan.
























































rimjwb
Xxxx jjpeg torrentsCeleb fuyck feest 1-6Frree russioan pokrn moscowLesbuan erotic e storiesFreee huge ggay
ock vido galleriesJack jasperr nudeJacking ooff with ckndom onFrench beach
sexx videosMiammi chatroom gaySouuthern nude womanSex mohtreal craigslistGaay sexx
trainGirl gget fprced too fuckVntage guitar peice sTeenn
extreme 24Free gaay polrno muscle jocksVintagge cafe fairfieldAdilt social network websiteFreee porrn mobile pornRellacement etal dor foor pett escortMeen aat pornFrree
nure coeds picturesLikke a virginn + kzraoke + dk karaokeSickly ten sexAnuus fall
outDanciing milfPoorn star teacher terickaBlack giel breazt examEarlyy een girlls iin thongsHarde ffaster deweper
ggay assAnuus insertionsXxxx doctors drug patientsLesbian abc1Grls lidking eawch orhers
assholesMafure womken deepthroatAdult amateur forumRellenish vainal creamCertificatioin forr victkms oof sexual abuseUnjty 2 gaay club montrealWhhat is asian gfeAduot day care torrance ca
Also visiut mmy ppage dqtemymilfs coom mature wjfe fuxked onn hher datte (Marilou)
Hello i amm kavin, its my firt time too commentingg anyplace,
when i reaad his articpe i though i couild also
cfeate comjment due tto thi brilkiant post.
ofvd9wuaptl7irk7eldn