BATAM, RMNEWS.ID-Pemasangan lampu hias sebenarnya bertujuan untuk mempercantik Jalanan di kawasan Batam Centre jika malam hari. Apalagi disepanjang ruas jalan tersebut kiri kanan jalan dibuat bangku dari batu sehingga kawasan ini akan jadi tempat yang estetika.
Sayangnya, proyek pemasangan lampu hias yang dikerjakan perusahaan PT Kisna Jaya, sebagai Kontraktor Pelaksana dan PT Multi Forma Riau Konsultan sebagai Konsultan Pengawas, sejak dibangun lampu hias setinggi 10 meter tersebut tidak hidup alias tidak menyala.

Jalan kawasan Batam Centre yang telah dipasang lampu hias gelap gulita. (Foto : Fuat Darminto).
Proyek milik Badan Pengusahaan BP Batam ini tidak hanya mempercantik jalanan sekitar Batam Centre, namun dibangun juga jalur bagi pesepeda. Proyek pedestarian yang dibangun dari mulai Pelabuhan Ferry Terminal Batam Center, Bundara BP Batam, Bundaran Madani dan berakhir di depan One Batam Mall dengan anggaran mencapai Rp 24 mliar lebih.
Pantauan media ini, Senin (15/5/2023), Ruas Jalan yang telah dipasang lampu hias ini jika malam hari terlihat gelap gulita, lampu hias yang dibangun dengan anggaran yang cukup besar tersebut, sejak selesai dibangun hanya satu dua lampu saja yang hidup alias nyala. Informasi diperoleh media ini, memang dari awal pelaksanaan proyek pengembangan jalan yang dilaksanakan oleh PT Kisna Jaya ini dikabarkan sudah bermasalah. Selain jadwal penyelesaiannya molor, diduga Proyek tersebut dikerjakan asal siap. Yang menjadi pertanyaan apakah BP Batam sebagai pemilik proyek tidak melihat semua lampu hias ini tidak nyala?.***
Redaksi : Mawardi























































