BATAM,RMNEWS.ID – Pembelian BBM bersubsidi dengan menggunakan wadah/jerigen masih marak di SPBU. Ini dipertanyakan masyarakat sebab, tidak tahu persis apakah pembelian dengan jerigen ini sesuai peruntukan atau tidak, karena tak ada yang mengawasi di lapangan.
Pembatasan pembelian seperti pada kendaraan yang mengantongi kartu kendali BBM sepertinya tidak berlaku bagi pembeli BBM menggunakan jerigen.
“Pengisian dengan kartu kendali sering terhambat. Padahal semua BBM sudah dikasih ke yang ngisi pakai jerigen. Ini masalah serius tolong diperhatikan betul di lapangan. Pengawasan sangat diperlukan karena kita masyarakat ini tidak tahu, pemegang surat rekomendasi ini kuotanya berapa dan sudah berapa banyak ambil BBM dalam sehari,” kata Arfan, warga Sekupang.
Ini terjadi setiap hari SPBU Sekupang mengisi BBM ke jerigen. Kendaraan umum lainnya yang ingin mengisi solar harus berebutan dengan mereka yang datang beli menggunakan jerigen.
Padahal sudah ada larangan dari Pertamina bahwa seluruh pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk melayani pembelian BBM yang memakai jerigen partai besar dengan menggunakan pickup.
Namun larangan maupun intruksi pertamina tersebut tampaknya tidak berlaku di SPBU yang berlokasi di Sekupang. Di SPBU ini hampir setiap hari terlihat secara terang-terangan para petugas SPBU ini melayani pembeli BBM menggunakan jerigen dengan partai besar.
Dari Pantauan Wartawan Rakyat Media Jumat (14/7/23) terlihat aksi pembelian BBM dengan menggunakan jerigen partai besar mereka menggunakan mobil pickup BP 8597 QQ yang bermuat puluhan jerigen tengah perkir di samping SPBU tempat pengisian BBM tersebut.(rm)
Redaksi
























































