BATAM, RMNEWS.ID – Jalan Raja M Saleh atau Simpang Cikitsu Batam kembali jadi sorotan warga. Bukan tanpa alasan, tingkat kemacetan jalan di Batam tersebut semakin parah. Kondisi inipun membuat geram para pengendara yang melintasi jalan itu.
Jalan di Batam itu mulai tak memadai untuk menampung jumlah kendaraan yang mulai padat. Dampaknya, kemacetan jalanpun tak terhindarkan. Jalan Raja M Saleh menjadi pilihan utama warga Batam untuk berkendara menuju ke beberapa titik. Seperti Pasar Botania I, wilayah Kurnia Djaja Alam (KDA) dan Pasar Botania II.
Ini seharusnya dilebarkan, sebut salah seorang warga yang berjualan di lokasi cikitsu, Thomas. “Pemerintah seharusnya dapat mengambil sikap untuk segera memperlebar jalan. Pasalnya, volume kendaraan yang melintas di Jalan Raja M. Saleh cukup tinggi,” ucap Thomas pada wartawan media ini, Minggu (6/8/23).
Saya bingung mengapa pemerintah belum melebarkan jalan yang banyak dilalui warga itu. Menurutnya, jalan sekitar Simpang Cikitsu Batam sendiri sudah sepatutnya dilebarkan, beber Thomas.
“Pemerintah seharusnya dapat memberi solusi. Sampai sekarang kok belum tuntas, apakah kendalanya di dana atau dimana? Kemudian, kita juga tidak tahu, apakah pemerintah menggunakan dana APBD atau BP Batam,” ungkap Thomas.
Thomas menyebut, seharusnya pemerintah daerah dapat dengan mudah melakukan pelebaran jalan di area tersebut. “Sekarang sudah mudah, kepala daerahnya dua jabatan Kepala BP Batam juga. Kiri-kanan, untuk anggaran sudah sama kepalanya,” sambungnya.
Senada dengan Thomas, warga lainnya, Yunus juga minta agar pemerintah dapat melakukan pelebaran jalan secepatnya. “Memang sudah sempit. Sudah seharusnya memang ada pelebaran,” tegasnya menimpali.
Lanjut Yunus, kemacetan juga sering terjadi di sepanjang Jalan Raja M. Saleh menuju Jalan Tengku Sulung itu. “Apalagi memasuki jam sibuk, terlebih saat pukul 07.00 WIB dan pukul 16.30 WIB kemacetannya panjang mengular,” ujarnya.
“Sekali-kali survei ke lapangan Pak Wali kalau jalan-jalan sore. Jangan sembarang melakukan pelebaran jalan yang lain, sementara jalan ini belum juga dilebarkan, harus efektif dong. Rakyat juga bayar pajak,” tegasnya.
Pantauan wartawan Media ini, simpang Cikitsu Batam tak hanya sempit, jalannya pun berlubang. Saat macet arus lalu lintas disana pun cukup sembrawut.(**)
Redaksi: M.Iksan
























































