BATAM, RMNEWS.ID-Pembagian sembako murah di Botania 2 batam centre diserbu ratusan warga berdesak-desakan mengantri hingga seorang warga pingsan diduga akibat terlalu lama menunggu antrian sembako murah tersebut, Rabu (1/11/2023).
Pantauan wartawan dilokasi, meskipun ada perubahan cuaca mendadak dari panas hingga ke hujan deras, warga masih saja tetap mengantri.
Warga yang pingsan tersebut, telah dibawa ke Puskesmas Botania untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. “Kalau kayak gini, kasihan ibu-ibu tadi yang pingsan,” kata Warga sekitar Botania Batam Center, .
Seharusnya pemerintah lebih melakukan persiapan yang matang. Sehingga, kejadian ini tak terjadi. “Lama sekali, harusnya dipercepat. Ini sudah hujan, panas, hujan lagi warga masih antri. Ini hujan penyakit,” kata warga yang lainnya.
Para warga ini merupakan penerima paket sembako bersubsidi yang sudah terlebih dahulu menerima kupon potongan harga yang dibagikan oleh perangkat RT/RW lingkungan tempat tinggalnya.
Dengan kupon itu, warga dapat membawa pulang paket sembako berupa beras 5 kg, minyak goreng 1 liter dan gula pasir 1 kg, hanya membayar sekitar Rp50 ribu.
Banyak warga mengeluhkan terselenggaranya sembako murah kali ini. Sebab, selain penukaran kupon yang jauh, juga tidak ada tenda yang memadai. Sehingga saat hujan, masyarakat harus basah-basahan untuk mengantri sembako murah. **
iks























































