GAZA, RMNEWS.ID-Hamas mengatakan bahwa tidak ada sandera yang akan meninggalkan Gaza dalam keadaan “hidup” kecuali tuntutan kelompok tersebut dipenuhi. “Baik musuh fasis dan kepemimpinannya yang arogan… maupun para pendukungnya… tidak dapat menahan tawanan mereka hidup-hidup tanpa pertukaran dan negosiasi serta memenuhi tuntutan perlawanan,” kata Abu Obeida, juru bicara sayap bersenjata Hamas, dalam sebuah pernyataan. siaran televisi,
Seperti diberitakan Telegraph melaporkan, mengacu pada pembebasan tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel. “Kami tidak punya pilihan selain melawan penjajah biadab ini di setiap lingkungan, jalan dan gang,” katanya.
Sebelum gencatan senjata Israel/Hamas baru-baru ini gagal, 105 sandera yang ditahan oleh Hamas dibebaskan, termasuk 80 warga Israel yang dibebaskan dengan imbalan 240 tahanan Palestina. 137 sandera Israel dilaporkan masih ditawan.
Obeida mengatakan bahwa “gencatan senjata sementara membuktikan kredibilitas kami,” dan menambahkan bahwa 180 pengangkut personel Israel, tank dan buldoser telah hancur sebagian atau seluruhnya sejak pertempuran kembali terjadi.***
Redaksi Rmnews.Id
























































