RIAU, RMNEWS.ID-Kapolda Riau mengambil langkah proaktif dalam menanggapi dampak banjir di Pelalawan pada Sabtu (6/1/2024).
Irjen Iqbal turun langsung ke lapangan di kilometer 73 dan 83, Desa Kemang.
Di lapangan, Kapolda Riau tidak hanya memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan mereka.
Banjir tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan, terutama di sekitar aliran sungai Kampar.
Kedua lokasi tersebut, khususnya kilometer 75 dan 83, kawasan terparah terendam banjir. Tingginya air di badan jalan, membuat akses jalan tidak mungkin dilalui oleh kendaraan roda dua dan mobil kecil.
Dalam upayanya mengatasi kondisi ini, Kapolda Iqbal memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem buka-tutup jalan setiap 1 jam atau 30 menit.
Meskipun langkah ini tidak ideal, diharapkan dapat meminimalisir kemacetan dan mempertahankan kelancaran arus lalu lintas serta kepentingan masyarakat.
Usai peninjauan di lokasi banjir, Kapolda Riau Iqbal berencana menggelar rapat dengan Gubernur Riau untuk mengantisipasi potensi dampak lebih lanjut akibat tingginya curah hujan.
Dia juga mengajak pengemudi truk besar untuk bekerja sama dengan petugas lalu lintas yang siaga selama 24 jam.
Kapolda menegaskan pentingnya evakuasi bagi masyarakat yang terdampak banjir dan rumahnya telah terendam.
“Tekad kami adalah terus memberikan pelayanan kepada masyarakat agar rekayasa lalu lintas dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan kemacetan,” pungkas Kapolda Iqbal dengan tegas. **
iks
























































