BATAM, RMNEWS.ID-Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam, melalui pajak daerah mendekati triwulan II Juni 2024 sudah berjalan sesuai rencana. Beberapa jenis pajak utama yang menjadi sumber pendapatan, hingga saat ini akan memasuki triwulan II Juni 2024 bahkan sudah melebihi target yang ditetapkan. Hal ini dijelaskan Kepala badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam Raja Azmansyah, ketika ditemui media ini diruangan kerjanya, Selasa (21/5/2014).
Lebih lanjut Raja Azmansyah menjelaskan, perolehan pajak PAD sudah cukup bagus dimana triwulan pertama sudah mencapai target 20 persen, meningkat dari tahun 2023. Sementara target pajak Kota Batam tahun 2024 sebesar Rp 1,3 triliun lebih, naik 60 triliun dari tahun 2023. Sampai saat ini sudah trealisasi 40 persen
“Untuk triwulan pertama realisasi pajak sudah mencapai 20 persen, meningkat dari tahun 2023 dengan perolehan pajak sebesar Rp 1,258 triliun. Artinya, kita mendukung penuh upaya yang dilakukan baik KPK, BPK dan BPKP, dan sekarang kita sedang melakukan kerjasama dengan Kejaksaan, kita berikan ada 6 SKK, mereka membantu kita untuk melakukan penagihan, terhadap wajib pajak yang selama ini kurang kopratif. Jadi dengan integrasi bersama berbagai kalangan maka target pajak Rp 1,3 triliun lebih tersebut bisa kita lewati,” ujar Azmansyah.
”Sekarang ini sudah 40 persen, dari sisi pajak seperti restoran sudah mencapai 38,9 persen, hotel 42,39 persen dari target Rp 145 miliar, PBB 38,7 persen, Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) 44,9 persen, dan pajak property juga bagus dan peningkatan pajak ada korelasinya terhadap bisnis,”kata Azman.
Azmansyah yang di damping Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, M. Aidil Sahalo, dan sejumlah staf lainnya menambahkan, realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sampai saat ini sudah mencapai Rp 100.000.000.000 dari target Rp 260 miliar pada tahun 2024. Dengan capaian sebesar 40 persen tersebut artinya dari target sebesar Rp414 miliar untuk tahun 2024 ini.
Masih kata Azmansyah, keadaan ekonomi Kota Batam mulai menampakkan perkembangan positif. Ia mencontohkan sektor PBJT Jasa Perhotelan yang sudah mulai normal. Dan saat ada beberapa objek pajak baru dari PBJT Jasa Kesenian dan Hiburan, seperti Gedung Olahraga (GOR) dan Pantai, juga menghadirkan optimisme capaian PAD Kota Batam melalui pajak daerah akan tumbuh dari tahun sebelumnya.
Selain itu lanjut Azmansyah, Bapenda Kota Batam juga terus melakukan terobosan serta meningkatkan pelayanan guna memudahkan masyarakat. Baik itu pada tataran teknis penyelesaian kewajiban mereka, juga keringanan atau relaksasi untuk masyarakat sebagai wajib pajak, tutup Azmansya.***
Redaksi : Mawardi.























































