KEPRI, RMNEWS.ID- Pemerintah Provinsi Kepri akan menggratiskan iuran sumbangan pembinaan Pendidikan (SPP) tingkat SMA/SMA sederajat di tujuh Kabupaten/Kota di Kepri. Penggratisan itu sudah disetujui oleh Gubernur Kepri, Anshar Ahmad dan akan dilakukan mulai pada ajaran tahun baru, yakni Juli 2024/2025
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung mengatakan, kebijakan ini diambil dengan berbagai pertimbangan dan tujuan yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan akses Pendidikan. Untuk besaran jumlahnya dan besaran anggaran yang digelontorkan, Kadisdik masih harus memastikan terlebih dahulu agar tidak menjadi kegaduhan publik. Namun, semangat dari gratisnya uang SPP tidak lain untuk mewujudkan kesetaraan sosial melalui pendidikan.
“Alhamdulillah, mulai tahun ini gratis, jadi kami tidak lagi ingin melihat anak-anak kami usia sekolah terutama jenjang pendidikan SMA/SMK sederajat tidak bisa ujian karena belum bayar SPP, tidak bisa mengambil ijazah karena belum bayar SPP, tidak ada lagi itu, itu tidak dibenarkan, sekolah bukan untuk berbisnis,” jelas Andi Agung saat program Batam Menyapa, Kamis (20/6/2024).
Andi Agung melanjutkan, Pemprov sedang melakukan perhitungan pembagian anggaran SPP gratis, sebab masih harus disesuaikan dengan standar masing-masing kabupaten/kota. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa alokasi anggaran yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi local.
Diketahui, SPP gratis itu tidak hanya dinikmati oleh 94 SMA/SMK sederajat namun juga SLB negeri untuk tahun ajaran baru dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp. 43 miliar untuk SPP gratis di enam bulan pertama periode Juli – Desember 2024.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: RRI
























































