ACEH, RMNEWS.ID- Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar dan Perusahaan Daerah Air Mimum (PDAM) Tirta Mountala menyalurkan 16.000 liter air bersih ke beberapa gampong di Kecamatan Lhoknga.
Penyaluran ini guna menangani kekurangan air bersih akibat kekeringan dampak kemarau. Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan air bersih tersebut disalurkan di Gampong Lancok, Seubun Ketapang, Lambaro Suebun dan Meunasah Manyang Lamlhom.
Keempat gampong tersebut berada di Kecamatan Lhoknga. “Air bersih disalurkan kepada warga masyarakat terdampak kemarau, diisi ke dalam bak penampungan air yang berada di fasiltas publik seperi masjid dan meunasah. Insya Allah Pemkab Aceh Besar terus memberikan perhatian untuk mengatasi kekurangan air ini,” ungkap Ridwan Jamil, Minggu, 30 Juni 2024.
Dikutip dari AJNN, Penjabat Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto mengatakan pihaknya sudah meninjau langsung beberapa gampong yang terdampak kemarau. Pihaknya juga melihat potensi penanggulangan berkelanjutan untuk kawasan terdampak kemarau hingga kekurangan air bersih bisa diantisipasi secara berkelanjutan.
Iswanto mengungkapkan, sudah menyurat Imuem Mukim Lhoknga dan Dinas Perkim Aceh agar embung air bersih Krueng Raba segera dibangun.
Bahkan pemerintah setempat juga sudah menyurati Penjabat Gubernur Aceh agar membangun Water Treatmen Plan (WTP) baru untuk menambah kapasitas produksi PDAM Tirta Mountala, sehingga mampu memenuhi kebutuhan air bersih di Aceh Besar.
Iswanto menambahkan, pihaknya juga sudah menyurati PT SBA agar membantu masyarakat di Kecamatan Lhoknga yang terdampak kekeringan.
Seperti mengeruk sumur warga, membuat sumur bor, serta memperbaiki sumber air.
Kemudian, kata Iswanto, Pemkab Aceh Besar juga menyurati Balai Wilayah Sungai (BWS) agar menambah waktu jatah air di Bendungan Lambadeuk.
Lalu pihaknya juga menyurati Perkim untuk menambah jumlah tandon air yang akan didistribusikan ke gampong-gampong yang mengalami kesulitan air.
“PUPR Aceh Besar juga sudah menurunkan tim guna mengidentifikasi sumber-sumber air baru yang bisa dimanfaatkan untuk pembuatan sumur bor.
Selain PDAM Aceh Besar, armada BPBD dan PDAM Tirta Daroy juga akan membantu suplai air bersih ke beberap titik,” tukas Iswanto.
Tak hanya itu, Iswanto juga menyurati pimpinan MPU Aceh Besar untuk pertimbangan pelaksanaan salat minta hujan di beberapa kemukiman dalam Kecamatan Lhoknga.
Pihaknya juga sedang mengkaji dan mempersiapkan regulasi untuk penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT ) melalui BPBD dan PUPR Aceh Besar.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: AJNN























































