LUBUKLINGGAU, RMNEWS.ID- Andika Putra (30), warga Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas (Mura), ditemukan tewas di sebuah kontrakan yang berada di Kota Lubuk Linggau, Sumsel.
Diketahui Andika merupakan pegawai salah satu Hotel di Lubuklinggau.
Jasad Andika ditemukan dengan posisi tergantung di kamar mandi kontrakan, Jumat (12/7/2024) malam.
Mengutip Idntimes, Kapolsek Lubuk Linggau Selatan, AKP Nyoman Sutrisna, didampingi Kanit Reskrim Aiptu Hari Ardiansyah, menyampaikan koban ditemukan dalam keadaan sudah tergantung oleh warga.
“Almarhum memang tinggal sendirian di rumah kontrakannya di Lubuk Linggau dan bekerja di salah satu hotel,” katanya.
Nyoman mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus kematian Andika Putra. Dari Keterangan kakaknya, Ruli, korban pernah menghubungi keluarganya dan mengabarkan dalam kondisi demam (kurang sehat) empat hari lalu.
Korban juga pernah bercerita ingin sekali menikah. Namun karena ada permasalahan pribadi, cita-citanya itu hingga saat ini tidak bisa terwujud.
“Setelah kejadian itu korban tidak pernah menghubungi keluarganya lagi. Kemudian Jumat kemarin, Ruli diminta oleh ibunya di Desa Sungai Pinang untuk melihat kondisi adiknya. Beberapa jam sebelumnya Ruli sudah sempat menghubungi korban namun tidak diangkat,” paparnya.
Ruli berusaha menelepon kakaknya itu namun tidak dijawab. Ia bersama istrinya mendatangi rumah kontrakan korban. Saat tiba di rumah kontrakan, ia melihat motor korban berada di teras depan. Sedangkan kondisi pintu depan terbuka sebagian, dan lampu bagian dalam rumah dalam keadaan tidak menyala.
“Ruli masuk ke dalam rumah dan menghidupkan saklar lampu sambil memanggil korban namun tidak ada jawaban. Ruli memeriksa ke belakang dan saat membuka pintu kamar mandi, terlihat kondisi tubuh almarhum dalam keadaan tergantung terikat tali tambang warna biru,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh almarhum. Pihak keluarga korban yaitu kakak kandung bernama Ruli juga membuat surat pernyataan penolakan autopsi. Pihak keluarga Ruli menyatakan ikhlas dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Idntimes























































