BATAM, RMNEWS.ID – Google sekarang sedang berupaya keras untuk meningkatkan keamanan dan privasi Android, terutama dalam hal keselamatan aplikasi di Play Store.
Meski sudah melakukan berbagai usaha, Google masih sering mendapati aplikasi berbahaya dari toko aplikasi milik mereka. Sekarang, Google mengambil langkah lebih serius dengan mengumumkan penghapusan massal aplikasi di Play Store yang akan dimulai enam minggu lagi.
Dikutip dari Viva, Rabu (24/7/2024), mulai 31 Agustus, Google akan menghapus berbagai jenis aplikasi yang dianggap tidak memenuhi standar kualitas baru mereka.
Jenis aplikasi yang akan dihapus mencakup aplikasi statis tanpa fungsi khusus, seperti aplikasi teks saja atau file PDF, aplikasi dengan konten sangat sedikit yang tidak memberikan pengalaman pengguna yang menarik, seperti aplikasi wallpaper tunggal, dan aplikasi yang dirancang tanpa fungsi jelas.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan keamanan aplikasi di Play Store. Google ingin memastikan bahwa aplikasi yang tersedia tidak hanya aman, tetapi juga bermanfaat dan memberikan pengalaman pengguna yang baik.
Selain itu, Google juga memperbarui kebijakan mereka untuk pencegahan malware, sebab mulai 17 Juli, pengembang harus menghapus kode pihak ketiga dari penyedia yang diketahui menjual malware, serta mengikuti aturan baru tentang pencegahan spyware dan penegakan keamanan yang lebih ketat.
Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa Google serius dalam meningkatkan keamanan Play Store. Pengembang aplikasi sekarang memiliki waktu enam minggu untuk menilai apakah aplikasi mereka memenuhi standar baru atau tidak. Mereka harus memastikan bahwa aplikasi mereka memberikan pengalaman pengguna yang stabil, responsif, dan menarik.
Aplikasi yang sering crash atau tidak memiliki utilitas dasar sebagai aplikasi mobile akan dihapus. Penghapusan massal aplikasi ini juga menyoroti perbedaan antara Play Store dan App Store Apple. Apple terkenal dengan pengawasan ketat terhadap aplikasi yang masuk ke App Store, yang membuatnya lebih aman.
Google tampaknya ingin mendekati standar tersebut dengan langkah-langkah baru ini. Bagi pengguna Android, ini berarti mereka akan melihat pengurangan jumlah aplikasi berkualitas rendah di Play Store.
Editor:Andika
Sumber:Viva
























































