BATAM, RMNEWS.ID- Kapal kargo KM Putri Kalbar GT33 yang berlayar dari Batam menuju Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat dilaporkan hilang kontak sejak Jumat (6/9/2024).
Pengurus Kapal KM Putri Kalbar, Aboy mengatakan, KM Putri Kalbar pada Kamis 6 September 2024 berlayar dari Batam menuju Tebas dengan Estimasi kedatangan Minggu tanggal 08 September 2024.
“Namun, hingga sekarang belum sampai dan kita kehilangan kontak,” ucap Aboy, pada Jumat (13/9/2024), mengutip RRI.
Diketahui, Kapal KM Putri Kalbar berangkat dari Batam tidak bermuatan, di dalam ada 4 orang ABK, dan 1 orang numpang pulang dari Batam menuju Tebas. Mereka adalah Kapten Kapal bernama Amir yang merupakan warga Pontianak, Kepala Kamar Mesin bernama Bur warga Tebas, bagian klasi bernama Herman warga Tebas, bagian dapur bernama Botak warga Tebas, dan seorang penumpang bernama Jaka warga Tebas.
Aboy menerangkan, pada Jumat 6 September 2024 ABK ada menghubungi via aplikasi percakapan yang mengatakan bahwa mereka sudah sampai di Pulau Berakit. Namun, setelah itu kehilangan kontak.
“Kami sudah melakukan upaya pencarian, meminta bantuan dari Angkatan Laut, Basarnas, Polairud Wilayah Batam, hingga kini belum diketahui keberadaan dan kondisi ABK,” ujar Aboy.
Aboy menjelaskan, pihak keluarga korban juga datang menanyakan informasi keberadaan ABK. Namun, disampaikan bahwa mereka masih dalam pencarian.
“Pihak KM Putri Kalbar akan bertanggung jawab penuh kepada ABK,” pungkasnya.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: RRI























































