ACEH BARAT, RMNEWS.ID- Hujan deras yang mengguyur Aceh Barat sejak Jumat, 20 September 2024 lalu mengakibatkan banjir bandang dan menelan dua korban jiwa.
Kedua korban yakni, Ibrahim (48) dan Hamdasus alias Toke Makyah (50) warga Gampong Nampai, Woyla Barat.
Mereka meninggal dunia akibat tersengat listrik saat banjir melanda pemukiman mereka.
“Banjir ini sangat parah. Dua warga kita menjadi korban akibat tersengat listrik,” ungkap Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, Sabtu, 21 September 2024, dikutip dari Tribun.
Saat ini kedua jenazah sudah dievakuasi ke Gampong Ie Tam Batoh dan Arun Tuning Kecamatan Woyla untuk dimakamkan. Hal itu dilakukan karena kondisi Gampong Napai masih terendam banjir.
Adapun, di Aceh Barat ada enam Kecamatan yang terendam banjir diantaranya, Woyla Barat, Pante Ceureumen, Arongan Lambalek, Johan Pahlawan, Meureubo dan Sungai Mas.
Saat ini, BPBD Aceh Barat terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalisir dampak bencana ini.
Warga diimbau untuk tetap waspada menghadapi potensi banjir susulan.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Tribun























































