JAKARTA, RMNEWS.ID- Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon terus bertambah. Kementerian Kesehatan Lebanon sebelumnya melaporkan jumlah korban tewas mencapai 100 orang. Kini, Kementerian itu menyebut jumlahnya bertambah menjadi 182 orang.
Jumlah korban terluka juga demikian. Kementerian Kesehatan Lebanon terakhir melaporkan, serangan Israel telah melukai lebih dari 700 orang atau naik dari sebulumnya lebih kurang 400 orang.
Itu adalah jumlah korban harian terbanyak yang pernah dilaporkan di Lebanon sejak Israel dan Hizbullah terlibat dalam serangan lintas batas terkait perang Gaza.
Hizbullah selama ini meluncurkan serangan ke Israel sebagai bentuk dukungan terhadap kelompok Hamas Palestina di Gaza.
“Serangan musuh Israel di kota-kota dan desa-desa di selatan sejak pagi tadi telah menewaskan 182 orang dan melukai 727 orang lainnya,” jelas Kementerian Kesehatan Lebanon, dikutip dari Okezone.
Mereka memperingatkan, anak-anak, perempuan, dan paramedis termasuk menjadi korban dalam serangan Israel kali ini.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin menyuarakan keprihatinan atas meningkatnya kekerasan antara Israel dan Hizbullah di Lebanon.
PBB memperingatkan, tindakan dan retorika tersebut dapat membawa konflik Timur Tengah ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kami sangat prihatin, sangat khawatir dengan eskalasi di Lebanon,” kata Juru bicara kantor HAM PBB, Ravina Shamdasani.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Okezone























































