BATAM, RMNEWS.ID – Ahmed Al Kaf, wasit asal Oman, kembali menjadi perhatian publik setelah memimpin pertandingan kontroversial antara Timnas Indonesia melawan Bahrain dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.
Keputusannya dalam pertandingan tersebut, termasuk pemberian waktu tambahan +3 menit dari yang seharusnya pertandingan berakhir di menit 96, membuat para pendukung Indonesia merasa kecewa dan merasa dirugikan.
Bahkan, netizen mulai menyerbu akun sosial media sejumlah publik figure Bahrain.
Baca Juga : Gol Kontroversial Waktu Tambahan, Akun Anggota Kerajaan Bahrain Diserbu Netizen Indonesia
Kali ini, akan dibahas mengenai besaran gaji wasit Ahmed Al Kaf sebagai wasit dalam pertandingan tersebut yang mungkin menarik untuk dibahas. Memang berapa nilainya?
Gaji Wasit Ahmed Al Kaf
Melansir dari IDX, meskipun tidak ada data resmi mengenai gaji spesifik yang diterima Ahmed Al Kaf untuk laga tersebut, perkiraan bisa diambil dari besaran bayaran wasit dalam ajang Piala Dunia 2022 di Qatar yang diatur oleh FIFA. Berdasarkan informasi dari AS Sports, FIFA menyediakan anggaran besar untuk bayaran wasit yang bertugas dalam ajang tersebut.
Wasit utama yang memimpin di fase grup menerima bayaran sekitar USD3.000 atau sekitar Rp46,7 juta per pertandingan. Sementara di fase knock-out, gaji mereka naik hingga USD10.000 atau sekitar Rp155 juta per pertandingan.
Tidak hanya wasit utama, asisten wasit juga mendapatkan bayaran yang cukup besar. Di babak penyisihan, asisten wasit menerima bayaran sekitar USD2.500 atau Rp38,9 juta per pertandingan. Angka tersebut meningkat menjadi USD 5.000 atau sekitar Rp77,9 juta di babak gugur. Selain itu, wasit VAR (Video Assistant Referee), yang memiliki peran penting dalam membantu keputusan di lapangan, juga memperoleh bayaran yang setara dengan wasit utama di fase grup, yakni USD3.000 atau Rp46,7 juta per pertandingan.
Meski belum ada informasi resmi terkait besaran gaji wasit untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, kemungkinan besar gaji yang diterima Ahmed Al Kaf berada di kisaran yang sama, mengingat pengalamannya dan lisensi FIFA yang ia miliki.
Dengan rekam jejaknya memimpin berbagai laga penting di tingkat Asia, wajar jika gaji yang diterimanya diperkirakan tidak jauh berbeda dengan bayaran wasit dalam turnamen besar lainnya.
Perlu diingat bahwa peran wasit sangat penting dalam menjaga keadilan dan kelancaran pertandingan sepak bola. Mereka diharuskan mengambil keputusan cepat di bawah tekanan, sehingga bayaran yang mereka terima sering kali cukup tinggi, terutama di ajang internasional seperti Piala Dunia.
Editor: Andika
Sumber: IDX























































