TANJUNGPINANG, RMNEWS.ID – Guna menjalankan program makan siang gratis, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk salah satu program unggulan presiden Prabowo tersebut. Penganggaran ini akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tanjungpinang tahun 2025.
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menyebutkan bahwa anggaran sebesar Rp15 miliar tersebut setara dengan 7 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tanjungpinang. Tahun ini, PAD Kota Tanjungpinang tercatat mencapai Rp200 miliar.
“Tujuh persen dari PAD, sekitar Rp15 miliar per tahun, diambil dari total PAD kami yang berkisar di angka Rp200 miliaran,” ungkap Zulhidayat, Selasa, 29 Oktober 2024, sebagaimana dilansir dari Batamnews.
Rencananya, program makan siang gratis ini akan mulai dilaksanakan pada awal tahun 2025. Meskipun kondisi keuangan Kota Tanjungpinang saat ini sedang dalam tantangan, Pemerintah tetap berkomitmen untuk menganggarkan program yang menjadi prioritas presiden. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat positif bagi pelajar tingkat SD dan SMP di Tanjungpinang.
Secara teknis, pelaksanaan program ini akan dikelola oleh Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. Nantinya, makan siang gratis akan diberikan kepada seluruh siswa SD dan SMP di kota tersebut.
“Kami masih menunggu petunjuk teknis dari Badan Gizi Pusat. Tentu harus ada keterlibatan BPOM dan Dinas Kesehatan Tanjungpinang untuk memastikan kelayakan dan kualitas gizi dari makanan yang akan disediakan,” ujar Zulhidayat.
Lebih lanjut, Zulhidayat menuturkan bahwa kemasan makanan akan disesuaikan agar higienis dan sesuai standar kesehatan, sementara kandungan gizi yang seimbang juga menjadi perhatian utama.
“Kemasan sementara akan menggunakan kotak dan harus memenuhi standar gizi,” pungkasnya.
Editor: Andika
Sumber: Batamnews
























































