BINTAN, RMNEWS.ID – Masalah sarang lebah membuat guru di SDN 001 Bintan Utara, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), meminta bantuan petugas Damkar untuk mengevakuasi lebah madu.
Pasalnya, sarang lebah madu tersebut meresahkan. Guru tersebut juga mengaku bahwa dirinya dan murid takut disengat.
“Siswanya usil, sering lempar-lempar lebah madu yang bersarang di speaker dan kebetulan speaker di depan kelasnya mengajar,” ungkap Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, dilansir dari Batampos.
Evakuasi dilakukan setelah siswa pulang sekolah, tepatnya pada Kamis, 16 Januari 2025.
Panyodi mengatakan, proses evakuasi sarang lebah madu berlangsung lebih kurang satu jam.
“Kita turunkan speakernya, baru dibongkar, lalu sarangnya disemprot cairan baygon,” jelas Panyodi.
Panyodi juga berpesan kepada masyarakat agar tidak segan meminta bantuan Damkar ketika merasa kurang nyaman saat menemukan hewan-hewan tertentu.
Editor: Andika
Sumber: Batampos























































