TASIKMALAYA, RMNEWS.ID – Penutupan jalan selama hampir 2 bulan membuat proyek pembangunan jalan poros di Dusun Cikurantung jadi terhambat atau mangkrak.
Akibat hal tersebut, muncul isu bahwa pembangunan jalan itu adalah fiktif dan melanggar ketentuan waktu.
Nurkomara selaku Kepala Desa Mandalasari membantah hal ini dan menyebutkan bahwa ada beberapa kendala yang membuat pekerjaan proyek tahap dua dana Desa mengalami keterlambatan.
Adanya permasalahan cuaca, serta pembangunan jalan Kabupaten dimana armada pengangkut material tidak bisa melewati jalan menjadi faktor terlambatnya pengiriman material oleh supplier dalam pembangunan proyek ini.
“Hal tersebut sudah dikomunikasikan dengan pihak kecamatan dan diketahui oleh muspika,pihak pemdes telah membuat berita acara terkait hal keterlambatan tersebut tambah nurkomara, jadi bila ada tudingan bahwa proyek cikurantung terindikasi fiktip itu tidak benar sekarang kan lagi dikerjakan.” katanya saat ditemui di lokasi proyek, Senin, 27 Januari 2025.
Sebagai informasi, proyek jalan poros dusun dengan panjang 325 meter lebar 2 meter dan tinggi 0,12 meter tersebut dengan anggaran dari dana desa sebesar Rp 114.580.000. Proyek tersebut seharusnya dikerjakan di bulan November, namun karena adanya hambatan maka proyek dilaksanakan bulan Januari 2025.
Sementara itu, Lutfi Muzakir selaku pelaksana kegiatan menegaskan bahwa pembangunan jalan poros dusun merupakan keseriusan pemerintah desa mandalasari dalam menerapkan program Dana Desa untuk dinikmati dan dimanfaatkan oleh warga.
Editor: Andika
Laporan: Panca/Yos Muhyar Wartawan RMnews.id
























































