DAIRI, RMNEWS.ID – Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Dairi, Sumatera Utara mengakibatkan sejumlah rumah warga, infrastruktur, dan lokasi wisata di tepian Danau Toba, menjadi rusak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pembersihan material banjir masih belum dapat dilakukan maksimal karena alat berat milik pemerintah setempat belum menjangkau lokasi.
Banjir bandang di Kecamatan Silahsabungan ini menerjang tiga desa yakni Desa Silalahi I, Desa Silalahi II, dan Desa Silalahi III yang berada di tepian Danau Toba sebagaimana dilansir dari Metro TV, Jumat (28/2/2025).
Warga sekitar mengatakan curah hujan tinggi menyebabkan material berupa tanah, batu-batuan besar, dan kayu terbawa air dari atas perbukitan kemudian menghantam pemukiman warga yang ada di bawahnya.
Akibatnya, sejumlah rumah warga infrastruktur seperti jalan umum dan jembatan serta lokasi wisata di tepian Danau Toba ini rusak.
Selain banjir bandang, ada 15 titik longsor di wilayah ini yang masih belum bisa ditangani hingga tuntas dengan panjang total 800 meter.
Editor: Andika
Sumber: Metro TV
























































