TASIKMALAYA, RMNEWS.ID- Sudah tiga hari lamanya tim gabungan dari BASARNAS, BPBD, TAGANA dan TNI POLRI serta dibantu warga melakukan pencarian dua korban yang tertimbun tanah longsor di kampung Ciomas, Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya belum membuahkan hasil atau nihil.
Para relawan terus berusaha mencari keberadaan kedua korban. Longsoran tanah yang cukup luas menjadi kendala utama tim dalam melakukan proses pencarian. Tak hanya itu, intensitas hujan yang tinggi dan terus mengguyur area longsor tersebut juga menjadi faktor penghambat tim dalam melakukan pencarian terhadap korban.
Jajang, salah satu anggota tim dari BPBD menyebutkan, pencarian akan terus dilakukan sesuai SOP BASARNAS.
“Pencarian korban akan dilakukan selama tujuh hari, mudah-mudahan di hari ke empat besok ada hasil,” harap Jajang.
Sementara, salah seorang keluarga dari korban berharap jasad korban segera ditemukan.
“Kalaupun takdir berkata lain kami sudah pasrah, ini adalah musibah,” tuturnya.
Kepala Desa Tenjowaringin, Idi Abdul Hadi menyebut, pencarian korban melibatkan sejumlah warga dari beberapa desa.
“Kami ucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan mudah-mudahan jasad kedua korban cepat ditemukan,” kata Idi Abdul Hadi.
Editor: Gusti Rangga
Laporan: Panca/Yos Muhyar Wartawan RMNEWS.ID Kab. Tasikmalaya.























































