KALTIM, RMNEWS.ID- Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ditemukan tewas setelah diterkam buaya saat memancing di sungai pada Selasa (8/7/2025) sore. Isak tangis keluarga pecah saat korban berhasil dievakuasi dalam keadaan tidak bernyawa.
Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara.
Korban diketahui bernama Akbar, yang saat itu memancing bersama temannya di tepi sungai.
Menurut keterangan Kepala Pos Damkar Matan Marangkayu, Ebet, insiden terjadi sekitar pukul 16.15 WITA.
“Kejadiannya itu jam 16.15, tanggal 8 Juli 2025,” ujar Ebet, mengutip iNews, Kamis (10/7/2025).
Ebet menjelaskan, sebelum kejadian, Akbar sempat mencuci kakinya di pinggir sungai meskipun telah diingatkan oleh temannya agar tidak melakukannya.
“Dia mencuci kakinya di pinggir sungai. Sudah diingatkan oleh temannya. Jangan untuk cuci kaki di sungai, tetapi dia tetap melakukannya, sehingga mungkin sekitar 1 menit atau 2 menit buaya di dalam air menerkam di bagian kaki korban,” terang Ebet.
Melihat kejadian mengerikan itu, teman korban segera melapor ke warga sekitar.
Petugas gabungan dari Damkar Matan Kukar bersama warga langsung melakukan pencarian. Upaya pencarian berlangsung sekitar lima jam.
Tim Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WITA dan menyisir sepanjang tepi sungai untuk menemukan korban. Akhirnya, korban ditemukan sekitar pukul 23.50 WITA pada malam yang sama. Tim gabungan berhasil mengevakuasi korban dari cengkeraman buaya.
“Tadi tengah malam diketemukan jam 23.50. Kita ditemukan buaya naik ke atas sehingga tim relawan dan tim Damkar melakukan evakuasi buaya yang menggigit korban, melepaskan korban,” jelas Ebet.
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: iNews























































