JAKARTA, RMNEWS.ID- Suasana mencekam terjadi di dalam pesawat Air China setelah api tiba-tiba berkobar di kompartemen bagasi atas kabin.
Para penumpang berteriak ketakutan saat asap tebal dan nyala api oranye muncul di tengah penerbangan, memaksa pilot melakukan pendaratan darurat.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik kepanikan di dalam pesawat.
Penumpang dan awak kabin tampak bergegas memadamkan api yang muncul secara tiba-tiba, sementara teriakan histeris terdengar di seluruh kabin.
“Beberapa penumpang bahkan terdengar berteriak dalam bahasa Korea, memohon kru kabin untuk ‘cepat!’ menanggapi kebakaran tersebut,” tulis Metro, seperti dikutip CNN, Minggu (19/10/2025).
Insiden itu terjadi di pesawat Airbus A321 milik Air China yang penuh penumpang dan sedang terbang dari Hangzhou, Tiongkok Timur, menuju Incheon, Korea Selatan, pada ketinggian sekitar 33.000 kaki.
Menurut keterangan beberapa penumpang, awak kabin berhasil memadamkan api sebelum sempat menyebar lebih jauh.
Setelah situasi terkendali, pilot memutuskan mengalihkan penerbangan dan mendarat darurat di Bandara Internasional Pudong, Shanghai.
Beruntung, tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut.Dalam pernyataan resminya, Air China membenarkan bahwa penyebab kebakaran berasal dari power bank atau baterai portabel yang disimpan di dalam tas kabin salah satu penumpang.
“Pada 18 Oktober, dalam penerbangan CA139 dari Hangzhou ke Incheon, baterai litium di bagasi kabin penumpang yang tersimpan di kompartemen atas terbakar secara spontan,” tulis pihak maskapai dalam keterangan tertulis.
Rekaman dari dalam pesawat menunjukkan asap putih tebal memenuhi kabin sebelum api berhasil dikendalikan sepenuhnya.
Para kru tampak menggunakan alat pemadam api portabel dan melakukan prosedur darurat sesuai standar penerbangan internasional.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: CNN
























































