PIDIE JAYA, RMNEWS.ID- Polisi resmi menaikkan status penanganan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gampong Sagoe, Muhammad Reza (26), oleh Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri ke tahap penyidikan.
Meski kasus sudah masuk fase penyidikan, pihak kepolisian menegaskan bahwa belum ada penetapan tersangka.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menjelaskan bahwa keputusan peningkatan status tersebut diambil setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan serta gelar perkara di Polda Aceh.
“Dari hasil gelar perkara di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh, diputuskan penanganan perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan,” ujarnya, Jumat (7/11/2025), dikutip dari Antara.
Muhammad Reza yang menjabat Kepala SPPG Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, mengalami pemukulan saat Wakil Bupati Hasan Basri melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Karena kasus ini melibatkan pejabat daerah, Polres Pidie Jaya turut berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh terkait proses penanganannya.
“Untuk proses lanjutan, kami koordinasikan apakah penanganan tetap dilakukan Satreskrim Polres Pidie Jaya atau sepenuhnya oleh Polda Aceh,” kata Ahmad Faisal.
AKBP Ahmad Faisal menegaskan bahwa pemanggilan maupun pemeriksaan terhadap Hasan Basri dilakukan sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA). Hal ini penting agar seluruh proses hukum berjalan sesuai prosedur dan tidak menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.
Ia memastikan seluruh proses hukum dijalankan secara profesional dan bebas intervensi.
“Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum secara objektif. Setiap laporan yang masuk ditangani dengan serius dan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya memukul Muhammad Reza saat sidak.
“Saya memohon maaf atas kesilapan dan keteledoran terhadap Muhammad Reza. Tindakan tersebut terjadi secara spontan saat inspeksi mendadak ke dapur MBG,” ujarnya.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Antara























































