ASAHAN, RMNEWS.ID- Tim Intelijen TNI Angkatan Laut dari Lanal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, bersama patroli gabungan berhasil menyergap dua kapal kargo asal Malaysia di Perairan Asahan, Jumat (7/11/2025).
Kedua kapal tersebut diduga membawa barang ilegal yang diselundupkan ke Indonesia.
Dua kapal yang berhasil dihentikan adalah KM Jasa Kita Bersama dan KM King Bee, yang diketahui berlayar dari Port Klang, Malaysia menuju Tanjung Balai.
“Barang tersebut dibawa dari Port Klang Malaysia menuju Tanjung Balai,” ujar Letkol Laut Agung, Sabtu (8/11/2025), dilansir dari Beritasatu.
Kecurigaan petugas berujung pada penggeledahan menyeluruh terhadap isi kapal. Hasilnya, ditemukan 156 karung balpres berisi pakaian bekas dan 200 kotak berisi produk makanan dan minuman ilegal.
Barang-barang ini diduga kuat akan diselundupkan ke wilayah Sumatera Utara.
Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Agung Dwi H. D, menjelaskan bahwa para pelaku menggunakan modus menutupi barang selundupan dengan susunan fiber untuk mengelabui pemeriksaan.
“Modus mereka barang-barang itu ditumpuk oleh fiber-fiber,” jelasnya.
Dalam operasi tersebut, tiga awak kapal telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Seluruh barang bukti pakaian bekas telah diserahkan ke Bea Cukai Teluk Nibung untuk proses hukum lebih lanjut.
Dua kapal yang digunakan para pelaku juga ikut diamankan sebagai bagian dari penyidikan. Kerugian negara akibat aksi penyelundupan ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp1,5 miliar.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Beritasatu
























































