NDUGA, RMNEWS.ID- Situasi tegang melanda Distrik Kora, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, setelah pecah perang saudara antarkelompok warga yang menimbulkan sejumlah korban luka, termasuk anak-anak.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (9/11/2025) dan membuat suasana di wilayah tersebut mencekam.
Menanggapi kondisi itu, Polres Nduga bersama tenaga medis dan pihak terkait segera melakukan langkah cepat dengan mengevakuasi para korban ke RSUD Timika, Kabupaten Mimika, pada Selasa (11/11/2025).
Evakuasi dilakukan melalui Bandara Kenyam menggunakan pesawat Caravan Smart Air PK-SNW.
Seluruh proses pemindahan korban berlangsung di bawah pengamanan ketat aparat kepolisian untuk memastikan situasi tetap kondusif di tengah ketegangan antarkelompok yang masih terasa.
“Evakuasi korban luka ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan. Kami pastikan seluruh proses berjalan aman dan tertib agar para korban segera mendapatkan penanganan medis di Timika,” ujar Kapolres Nduga AKBP Alfredo Rumbiak, dikutip dari Sindo.
Dalam tahap pertama evakuasi, tujuh korban luka dan empat pendamping diterbangkan dari Bandara Kenyam menuju Bandara Moses Kilangin, Kabupaten Mimika.
Setibanya di Timika, seluruh korban langsung dibawa ke RSUD Timika untuk menjalani perawatan medis lanjutan.
Rencana evakuasi tahap berikutnya akan dilaksanakan dalam waktu dekat bagi korban lain yang masih berada di wilayah Nduga.
Selain fokus pada penanganan korban, Polres Nduga bersama tokoh masyarakat dan pemerintah daerah terus melakukan pendekatan persuasif untuk meredam konflik antarkelompok di Distrik Kora.
Kapolres Nduga menegaskan pentingnya menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memperkeruh keadaan.
“Kami mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Polri akan terus hadir memberikan rasa aman serta memastikan upaya penanganan kemanusiaan berjalan dengan baik,” kata AKBP Alfredo Rumbiak.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Sindo
























































