LANGKAT, RMNEWS.ID- Curah hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung selama dua hari terakhir menyebabkan beberapa wilayah di Kabupaten Langkat terendam banjir, khususnya di Kecamatan Babalan, Sei Lepan, Tanjung Pura, dan wilayah sekitarnya.
Air luapan dari parit dan sungai merendam permukiman warga, akses jalan utama, hingga fasilitas publik, pada Kamis (27/11/2025) pukul 22.00 WIB.
Merespons kondisi darurat ini, Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Mhd. Tommy Franata, bersama personel Sat Lantas dan jajaran Polsek terkait, melakukan monitoring menyeluruh di titik terdampak. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pendataan situasi terkini, pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, penempatan personel di titik rawan serta antisipasi kemacetan, kecelakaan, dan banjir susulan.
Selain itu, personel juga turut membantu evakuasi warga rentan, termasuk lansia, anak-anak, dan warga yang memerlukan penanganan kesehatan khusus.
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, menegaskan komitmen pihak kepolisian dalam penanganan bencana ini.
“Polres Langkat berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Kami telah mengerahkan seluruh personel untuk pemantauan, membantu evakuasi warga, serta menjaga kelancaran arus lalu lintas. Koordinasi terus kami lakukan dengan BPBD dan instansi terkait demi memastikan penanganan berjalan maksimal,” ujar Kapolres.
Polres Langkat juga berkoordinasi aktif dengan BPBD Kabupaten Langkat, pemerintah kecamatan, perangkat desa dan fasilitator penanganan kebencanaan lain.
Koordinasi ini dilakukan agar penanganan lebih cepat, tepat sasaran, dan terarah, serta meminimalkan dampak banjir lanjutan.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan, serta segera melapor jika membutuhkan bantuan.
“Jika membutuhkan bantuan darurat, segera hubungi Call Center 110 atau Call Center 110 Polres Langkat, yang siap melayani 24 jam,” tutup Kapolres.
Redaktur: Gusti Rangga
Laporan: JR Siahaan RMNEWS.ID Langkat
























































