GORONTALO, RMNEWS.ID- Insiden pembacokan yang terjadi di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo pada Sabtu (6/12) malam sekitar pukul 23.00 Wita mendadak menggemparkan publik setelah rekamannya beredar luas di media sosial.
Peristiwa tersebut bahkan terjadi tepat di hadapan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang saat itu sedang berada di lokasi.
Dalam video yang viral, suasana nongkrong malam yang biasanya ramai sontak berubah mencekam.
Seorang pria berbaju hitam tampak terjatuh bersimbah darah, sementara seorang pria berjaket jeans terus mengayunkan senjata tajam ke tubuh korban.
Aksi sadis itu semakin brutal saat seorang pria lain ikut memukul korban menggunakan kursi, membuat warga sekitar berteriak histeris.
Di tengah kekacauan itu, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea yang mengenakan peci dan baju putih terlihat ditahan oleh sejumlah orang.
Ia tampak tidak dapat berbuat banyak karena situasi yang begitu cepat dan berbahaya.
Meski beberapa warga berusaha melerai, pelaku utama justru semakin beringas.
Ia berkali-kali menusukkan senjata tajam ke tubuh korban hingga meninggalkan jejak darah. Setelah merasa puas, pelaku kemudian menyarungkan senjatanya dan pergi begitu saja tanpa ada upaya penahanan di tempat kejadian.
Menurut informasi yang dikutip dari Wartabanjar, korban diketahui bernama Rion Kaluku. Usai insiden, ia segera dilarikan ke RS Multazam Kota Gorontalo untuk mendapatkan perawatan intensif.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi mengenai kondisi terkini korban.
Sementara itu, pihak kepolisian belum merilis pernyataan resmi terkait kronologi lengkap, motif, maupun identitas para pelaku yang terekam dalam video.
Publik kini menantikan langkah cepat aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden yang telah mengguncang rasa aman warga Gorontalo tersebut.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Wartabanjar
























































