SIAK, RMNEWS.ID- Kemunculan harimau sumatera kembali menimbulkan keresahan di Kampung Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.
Seekor harimau dilaporkan hampir menerkam seorang pemuda saat melintas di area kebun pada Kamis (8/1/2026) malam.
Peristiwa menegangkan itu dialami Fikar (24) ketika hendak menyusul dua rekannya untuk memancing.
Meski telah diperingatkan ayahnya agar tidak keluar rumah karena situasi dianggap berbahaya, Fikar tetap berangkat dengan sepeda motor menuju pondok kebun milik temannya.
Di tengah perjalanan, Fikar melihat pantulan cahaya mata yang ia sangka berasal dari sapi, mengingat hewan ternak kerap dilepasliarkan di sekitar perkebunan.
Namun dugaannya keliru. Saat jarak semakin dekat dan cahaya senter diarahkan, sosok yang dilihatnya ternyata seekor harimau yang sudah bersiap menyerang.
Dalam kondisi panik, Fikar langsung memacu sepeda motornya dan berlari menyelamatkan diri ke rumah penjaga kebun terdekat.
Dari lokasi aman tersebut, ia menghubungi kedua temannya dan meminta mereka tetap bertahan di pondok karena ada harimau berkeliaran.
Kabar nyaris terjadinya serangan itu dengan cepat menyebar dan membuat warga berdatangan ke lokasi.
Di area kebun, warga menemukan sejumlah jejak berukuran besar dan kecil yang diduga milik harimau dewasa dan anaknya.
Menanggapi laporan tersebut, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Riau (BKSDA) Supartono mengatakan pihaknya telah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah desa.
Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas sendirian di kebun, terutama pada pagi dan sore hari hingga malam.
“Untuk sementara, warga sebaiknya beraktivitas secara berkelompok dan menghentikan kegiatan pada jam aktif harimau guna mencegah perjumpaan yang membahayakan,” ujarnya, dikutip dari Go Riau.
Hingga kini, aparat dan pihak konservasi terus memantau situasi di sekitar Kabupaten Siak guna memastikan keselamatan warga serta meminimalkan potensi konflik antara manusia dan satwa liar.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Go Riau
























































