DONGGALA, RMNEWS.ID- Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) memicu banjir bandang di sejumlah kawasan Kabupaten Donggala.
Peristiwa ini menyebabkan sungai meluap dan merendam permukiman warga, akses jalan, hingga fasilitas umum di beberapa kecamatan.
Laporan BPBD Sulawesi Tengah menyebutkan, banjir terjadi di Kecamatan Banawa dan Kecamatan Rio Pakava.
Pelaksana tugas Kepala BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama membuat debit air sungai meningkat tajam hingga meluap ke kawasan permukiman.
Di Banawa Tengah, banjir dilaporkan merendam sekitar 10 rumah warga serta menggenangi ruas Jalan Trans Sulawesi, yang sempat mengganggu aktivitas dan arus lalu lintas.
Sementara di wilayah Rio Pakava, genangan air terjadi di jalan poros Desa Lalundu, menghambat mobilitas warga dan distribusi barang.
Wilayah terdampak lainnya meliputi Desa Limboro Banawa Tengah serta sejumlah desa di Rio Pakava, antara lain Pantolobete, Lalundu Dusun 1, Rio Mukti, Panca Mukti, Bonemarawa, Mbulawa, Ngovi, Pakava, dan Polanto Jaya Dusun 4.
Tim BPBD yang turun ke lapangan mencatat kerusakan infrastruktur penghubung antarwilayah akibat terjangan air.
Meski kondisi air dilaporkan telah berangsur surut, BPBD menilai langkah lanjutan tetap diperlukan.
Normalisasi sungai menjadi prioritas di Banawa Tengah untuk mengurangi risiko banjir susulan saat hujan kembali turun.
Adapun di Rio Pakava, persoalan utama dinilai terletak pada sistem drainase yang belum memadai, terutama di sepanjang jalan poros Desa Lalundu.
“Kami mendorong perbaikan saluran drainase dan penanganan sungai agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Asbudianto, Senin (12/1/2026), dkutip dari Antara.
BPBD bersama pemerintah daerah setempat terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi untuk langkah penanganan lanjutan di wilayah terdampak.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Antara























































