LINGGA, RMNEWS.ID-Sekitar 10 alumni Hidayatullah Batam lintas angkatan menggelar silaturahmi dan ngopi santai bersama Rektor Institut Agama Islam (IAI) Hidayatullah Batam, Dr. Muhammad Sidik, dan Wakil Rektor I, Dr. Mohammad Ramli, di Pondok Kebun Daik, Kabupaten Lingga, Kamis, 12 Februari 2026.
Pertemuan berlangsung sederhana dan akrab. Para alumni yang hadir berasal dari berbagai generasi, mulai angkatan 2018 hingga lulusan terbaru tahun 2025. Meski jumlahnya tak banyak, suasana diskusi terasa hangat dan penuh kekeluargaan.
Wakil Rektor I, Mohammad Ramli, dalam sambutannya mengaku tidak menyangka akan ada inisiatif silaturahmi seperti itu. Ia menyebut pertemuan tersebut sebagai langkah baik yang menunjukkan soliditas alumni di Lingga.
“Saya tidak menyangka ada kegiatan seperti ini. Ini inisiatif yang sangat baik. Kami bersyukur alumni bisa tetap solid di Lingga, dari angkatan 2018 sampai 2025,” ujar Ramli.
Ia berpesan agar para alumni menjaga nama baik lembaga di mana pun berada. Menurut dia, tempat kerja dan pengabdian saat ini harus dipandang sebagai ladang perjuangan sekaligus ruang untuk menata karier.
“Jaga nama lembaga. Jadikan tempat kerja sekarang sebagai wadah mengabdi, berjuang, menata karier, sekaligus menjaga mutu dan kualitas diri. Alumni adalah penerus ruh perjuangan ini,” kata Ramli.
Sambutan berikutnya disampaikan Rektor IAI Hidayatullah Batam, Muhammad Sidik. Ia mengaku merasakan kebahagiaan tersendiri atas pertemuan tersebut. Menurut dia, silaturahmi seperti ini kemungkinan menjadi yang pertama dilakukan di Lingga dalam format santai bersama alumni.
“Kami merasa terhormat dengan kunjungan ini. Suasananya berbeda, lebih cair, tapi tetap penuh makna,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sidik juga memaparkan perkembangan sistem perkuliahan di kampus. Ia menjelaskan adanya dua skema utama, yakni program berasrama dengan beasiswa serta program reguler mandiri. Selain itu, ia sekaligus mensosialisasikan rencana pembukaan Program Pascasarjana.
Menurut Sidik, izin operasional Pascasarjana ditargetkan terbit pada Juni 2026. Jika sesuai rencana, penerimaan mahasiswa baru dibuka pada September, dan perkuliahan perdana dimulai Oktober 2026.
Pembukaan program tersebut, kata dia, didorong kebutuhan sumber daya manusia serta meningkatnya jumlah alumni yang melanjutkan studi magister di kampus lain. “Karena banyak alumni kita yang melanjutkan pasca di luar, maka kita fasilitasi agar bisa melanjutkan di internal kampus sendiri,” ujarnya.
Ia berharap para alumni menjadi bagian dari kontribusi aktif kampus, terutama dalam menyampaikan informasi kepada keluarga, sahabat, dan masyarakat mengenai perkembangan IAI Hidayatullah Batam. “Alumni adalah perpanjangan tangan kampus di tengah masyarakat,” kata Sidik.
Hamka, alumni yang sejak 2018 bertugas di Kabupaten Lingga sekaligus inisiator kegiatan, mengatakan silaturahmi tersebut berangkat dari kerinduan akan suasana kebersamaan bersama para dosen yang dahulu membina mereka di pesantren.
“Saya rindu suasana berkumpul dengan para dosen yang dulu membina kami. Kebetulan beliau-beliau ada di Lingga, jadi kita manfaatkan untuk bersilaturahmi, mendengar arahan dan penguatan agar spirit kita dalam mengemban amanah di Hidayatullah semakin kuat. Kangen, pokoknya,” ujar Hamka.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga komunikasi antara alumni dan pihak kampus. Mereka sepakat memperkuat jejaring dan silaturahmi agar semangat perjuangan tetap terjaga di tengah masyarakat.*
Laporan : Handoyo rmnews.id Kabupaten Lingga.
























































