JOHOR BAHRU, RMNEWS.ID-Kepolisian Johor Bahru, Malaysia, menangkap empat orang warga Malaysia, yang menganiaya terhadap pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia.
Dikutip dari berita yang dilansir Antara, Senin (15/6/2026), dimana penangkapan empat orang yang merupakan sebagai majikan tersebut menyusul video viral di media sosial, menunjukkan empat orang itu memukuli dan menyaniaya seorang wanita warga negara Indonesia yang bekerja sebagai ART. Sebagai mana berita
Dalam narasi yang berkembang di media sosial Threads maupun Facebook, empat orang pelaku diduga merupakan majikan, memukuli seorang ART di Negara Bagian Johor Bahru, Malaysia.
Majikan berjumlah empat orang terdiri atas dua wanita dan dua pria menginterogasi ART serta melakukan pemukulan berulang kali secara bergantian.
Kepolisian Johor dalam konferensi pers di Malaysia, Minggu, (14/6/2026) menyatakan tengah memeriksa empat orang pelaku pemukulan yang merupakan pasangan suami istri.
Menurut Kepolisian Johor, peristiwa itu terjadi pada Juli 2025 namun videonya baru tersebar dan viral belakangan ini.
Pihak kepolisian menyatakan masih menyelidiki motif pemukulan itu, serta menyampaikan adanya dugaan kekerasan serupa yang kemungkinan dialami dua asisten rumah tangga lain, yang juga berasal dari Indonesia.
Sementara itu berdasarkan informasi yang ANTARA peroleh dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, korban pemukulan yang berada dalam video viral, saat ini berada di kediaman rekannya.
KJRI Johor juga menyatakan telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.***
(rm/ant).
























































