BINJAI, RMNEWS.ID-Ditengah kebijakan efisiensi anggaran yang terus digaungkan Pemerintah Pusat.
Pemerintah Kota Binjai justru mengalokasikan ratusan juta APBD untuk kebutuhan kebersihan dan pemeliharaan taman taman rumah finad para pejabat daerah.
Dikutip dari laman data publik pengadaan pemerintah yang ditelusuri ditemukan sejumlah paket belanja yang dinilai sebagian kalangan berpotensi menjadi pdmborosan anggaran danmanfaatnya tidak tidak dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Dalam data tersebut, Bagian Umum Sekretariat Kota Binjai menganggarkan Rp 188 juta untuk belanja kebersuhan rumah dinas Wali Kota Binjai yang saat ini dijabat Amir Hamzah.
Selain itu, terdapat pula anggaran Rpn180 juta untuk pemeliharaan taman kantor Wali kota Binjai.
Tak berhenti disitu, rumah dinas Wali Kota Binjai, yang ditempatin Hasanul Jihadi juga mendapat alokasi Rp 94 juta untuk jasa kebersihan dan Rp 90 untuk pemeliharaan taman.
Sementara rumah rumah dinas Sekretaris Daerah kota Binjai yang ditempati ChairinnF Simanjuntak dianggarkan Rp 60 juta untuk pemeliharaan taman. Chairin diketahui resmi dikukuhkan menuajadi Sekda kota Binjai pada Januari 2026.
Jika ditotaln, anggaran untuk kebersihan ban pemeliharaann taman rumah dinasn Wali Kota , Wakil Wali Kota, serta Sekda maupun taman kantor Wali Kota Binjai mencapai Rp 612 juta.
Temuan ini menjadi perhatian karena muncul di tengah berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat , mulai dari kebutuhan pembangunan insfrastruktur , perbaikan jalan lingkungan, drainase, pelayanan kesehatan, pendidikan hingga peningkatan pelayanan masyarakat.
Ironinya, di berbagai kesempatan pemerintah kota Binjai sendiri kerap menyampaikan komitmen untuk meningkatkan pelayanan publik, untuk memperbaiki insfrastruktur dan mengoptimalkan pendapatan daerah demi mendapatkan pembangunan yang lebih baik.
Laporan: Supriadi Perwakilan RMNEWS.id Sumut.
























































