AMERIKA SERIKAT, RMNEWS.ID-Kerja keras pemain tim Ekuador berbuah manis, mereka sukses melibas Jerman. La Tri lolos ke 32 besar di Grup E Piala Dunia 2026.
Ekuador menuai kemenangan bersejarah atas Jerman di Stadion New York New Jersey. Laga pamungkas Grup E Piala Dunia 2026 Ekuador vs Jerman, Kamis (25/6/2026) atau Jumat dini hari WIB tuntas dengan skor 2-1.
Ekuador bangkit dari ketinggalan untuk memukul Jerman, sang pemuncak klasemen Grup E.
Setelah kemasukan gol cepat Leroy Sane pada menit kedua, Ekuador tak ambruk.
“Tidak masalah apa yang terjadi di awal. Dari menit pertama jika kami tidak bisa mencetak gol, kami harus menderita sampai menit terakhir,” ujar pemain sayap Ekuador, Gonzalo Plata dilansir dari BBC. “Kami harus menderita sampai akhir pertandingan pamungkas. Terima kasih kepada Tuhan, Dia memberikannya kepada kami,” ujar Plata menambahkan.
Ya, Ekuador menderita, bekerja keras, dan menemukan hasilnya. Pada menit kesembilan, La Tri mampu menyeimbangkan kedudukan melalui gol Nilson Angulo. Ekuador kemudian menyegel kemenangan setelah Gonzalo Plata masuk papan skor pada menit ke-77.
“Ini sangat indah. Sebelum Piala Dunia dimulai, kami berharap bisa melakukannya, dan itu terjadi dengan cara yang berbeda (dari yang diharapkan) karena kami banyak menderita,” tutur Plata.
Berkat kemenangan atas Jerman di partai terakhir Grup E, Ekuador dipastikan melaju ke 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik. Ekuador menutup kiprah di Grup E dengan koleksi empat angka, di bawah Jerman dan Pantai Gading yang sama-sama meraup enam poin.
Setelah kalah 0-1 dari Pantai Gading karena kemasukan gol menit akhir dan berbagi skor 0-0 dengan tim debutan Curacao, Ekuador akhirnya mengecap manis kemenangan di partai terakhir Grup E.
“Kami terlalu banyak menderita di dua pertandingan pertama. Semua orang menginginkan kelolosan ke babak selanjutnya, dan mungkin bisa lebih cepat, tetapi lebih baik seperti ini. Kami datang dengan rasa lapar dan kami harus menunjukkan segalanya,” kata Gonzalo Plata lagi. “Tim ini luar biasa. Kami sangat percaya. Kami memiliki banyak keyakinan. Kami percaya kepada Tuhan, kami percaya pada rekan satu tim yang kami miliki di sini.”
“Kami memiliki 26 pemain yang akan memberikan hidup mereka. Dan orang-orang yang ada di sini, sungguh luar biasa, memenuhi stadion di mana pun kami pergi.” “Mereka membuat kami merasa seperti tim tuan rumah. Ini bukan hanya tentang kami,” ucap pemain yang kini membela klub Brasil, Flamengo, itu.***
(rm/kompas).























































